Fenomena viral lagu parodi Mas Bahlil Ganteng (MBG) pada Jumat (29/5/2026) menarik perhatian para psikolog.

Lagu sederhana dan absurd ini memicu respons penularan sosial yang masif di ruang digital.

>>> Frisian Flag Luncurkan Kampanye Nutrisi Keluarga di Jakarta

Menurut analisis dari Kompasiana, popularitas konten tersebut dapat dijelaskan melalui pendekatan psikologi sosial dan klinis.

Teori Pembelajaran Sosial

Teori Pembelajaran Sosial dari Bandura (1977) menjelaskan bahwa pengguna internet cenderung meniru konten yang muncul berulang kali di beranda.

Hal ini didorong oleh kebutuhan untuk menjadi bagian dari kelompok sosial.

>>> 9 Barang Kecil di Rumah yang Menunjukkan Seseorang Berhati Baik

Penyebaran cepat lagu MBG juga dipicu oleh konsep penularan sosial di media digital. Proses ini berlangsung lebih cepat daripada interaksi tatap muka.

Humor Absurd sebagai Pelarian Psikologis

Selain aspek interaksi sosial, humor absurd dalam lagu MBG dinilai memicu tawa akibat ketidaksesuaian antara ekspektasi kognitif pendengar dan kenyataan yang diterima.

Dari sudut pandang psikologi klinis, hiburan absurd bertindak sebagai mekanisme pertahanan diri yang sehat dan adaptif.

>>> Ramalan Zodiak: Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Tantangan dengan Optimisme

Konten jenaka di media sosial memberikan jeda emosional serta pelarian psikologis yang aman di tengah kelelahan mental akibat paparan informasi berlebihan.