>>> Hiroshi Aoyama Targetkan Konsistensi Veda Ega di Moto3 Italia 2026

"Itu hari yang berat bagi seluruh keluarga MotoGP. Johann Zarco juga sangat beruntung bisa selamat.

Kita memang pembalap yang saling bersaing, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa kita juga manusia dan hidup adalah yang paling utama," lanjut Marquez.

Kondisi Alex Marquez sempat memburuk setelah tiba di rumah hingga harus dilarikan dan dirawat di rumah sakit selama dua hari.

"Pada hari Senin saya menjemput Alex dari bandara dan mengantarnya pulang. Setelah beberapa jam, dia menelepon saya karena merasa tidak enak badan dan rasa sakitnya semakin parah.

Kemudian kami membawanya kembali ke rumah sakit. Dia dirawat di sana selama 2 hari.

Beberapa hari pertama benar-benar berat," ungkap Marquez.

Marquez turut menyoroti format balapan modern dengan 44 kali start yang dinilai meningkatkan risiko kecelakaan fatal. "Risiko adalah bagian dari olahraga ini dan kita tidak bisa menghilangkannya.

Tetapi satu hal yang pasti, dengan 44 kali start, kita memang menampilkan pertunjukan besar yang juga merupakan bagian dari olahraga ini, tetapi pada saat yang sama hal itu tidak membantu mengurangi risiko," jelas Marquez.

Ia menambahkan bahwa beban kerja mental dan fisik pembalap kini semakin berat akibat padatnya jadwal serta acara tambahan.

"Mengendarai motor MotoGP tidak pernah sesulit seperti sekarang. Selain itu para pembalap juga disibukkan dengan jadwal dan acara tambahan.

Beban kerjanya sangat besar dan itu memainkan peran penting. Ke depannya saya akan lebih fokus pada rutinitas harian saya," pungkas Marquez.

>>> FIFA Jatuhkan Sanksi Larangan Registrasi Pemain Baru untuk Persib Bandung

Saat ini Marc Marquez berada di peringkat 9 klasemen sementara dengan raihan 57 poin, tertinggal 6 angka dari rekan setimnya, Pecco Bagnaia.