Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi larangan registrasi pemain baru kepada Persib Bandung, mulai Jumat, 29 Mei 2026.

Hukuman ini berlaku tanpa batasan waktu.

>>> FIGC Persempit Calon Pelatih Italia: Antonio Conte vs Roberto Mancini

Sanksi tersebut tercantum dalam pembaruan daftar larangan registrasi FIFA dengan keterangan "Until Lifted".

Keputusan ini keluar beberapa pekan setelah Persib mengamankan gelar juara Super League 2025/2026 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Dampak Sanksi

Larangan ini mencakup pendaftaran pemain baru lokal maupun asing untuk skuad utama putra hingga kelompok usia muda.

Namun, sanksi tidak memengaruhi pemain yang masih terikat kontrak lama atau yang telah memperpanjang kontrak sebelum tanggal pemberlakuan sanksi.

Hingga saat ini, belum diketahui pihak yang melaporkan Persib beserta detail kasusnya. Spekulasi mengaitkan sanksi ini dengan tunggakan gaji mantan pemain, pelatih, atau kompensasi pemutusan kontrak sepihak.

>>> Vissel Kobe vs Kashima Antlers: Laga Krusial J-League 30 Mei 2026

Sebelumnya, Persib sempat bersengketa di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) melawan mantan pelatih Luis Milla yang mundur pada Juli 2023 saat masih terikat kontrak hingga 2024.

Manajemen Persib menganggap pengunduran diri itu sebagai pelanggaran kontrak.

Gugatan banding Persib ditolak CAS pada Februari 2025.

Majelis arbitrase menilai pengunduran diri Milla merupakan kesepakatan bersama, sehingga Persib diwajibkan membayar sisa kontrak senilai 18.000 euro atau sekitar Rp374 juta.

Kewajiban finansial tersebut harus segera diselesaikan manajemen Persib agar FIFA memulihkan hak transfer klub sebelum bursa musim 2026/2027 ditutup.

>>> Sanfrecce Hiroshima Jamu Kawasaki Frontale di J-League, Tim Tamu Pincang

Kelalaian dalam penyelesaian ini akan menghambat rencana tim pelatih memperkuat skuad untuk musim depan.