Ferrari baru saja meluncurkan mobil listrik pertamanya, Ferrari Luce, yang langsung menuai gelombang kritik.

Desain mobil ini digarap oleh mantan kepala desain Apple, Jony Ive, bersama firma LoveFrom miliknya dan Marc Newson.

>>> Ferrari Luce Picu Kontroversi, Desain Garapan Mantan Bos Apple Dianggap Hancurkan Legenda

Ferrari Luce diperkenalkan pekan ini sebagai mobil listrik pertama Ferrari, namun desainnya memicu pro dan kontra di internet.

Sebagian penggemar Ferrari menilai mobil tersebut terlalu jauh meninggalkan identitas klasik Ferrari sebagai mobil sport agresif bermesin bensin.

Di media sosial, desain Ferrari Luce bahkan dibandingkan dengan vacuum cleaner, sandal karet, hingga mobil kontroversial Fiat Multipla.

Kritik keras juga datang dari mantan CEO Ferrari, Luca di Montezemolo, yang menyebut mobil itu berisiko menghancurkan legenda Ferrari.

Menurutnya, Ferrari Luce terlalu jauh dari DNA merek asal Italia tersebut.

Ferrari Luce tampil berbeda dibanding Ferrari pada umumnya.

Mobil ini hadir sebagai kendaraan listrik empat pintu dengan kapasitas lima penumpang, bukan coupe dua pintu seperti Ferrari klasik.

>>> Polri Tetapkan Syarat Usia Minimal Pembuatan SIM Berdasarkan Jenis Kendaraan

Secara desain, Luce mengusung pendekatan minimalis khas produk Apple.

Interiornya dipenuhi material aluminium CNC, layar digital besar, serta kombinasi tombol fisik dan antarmuka sentuh yang terinspirasi filosofi desain Apple.

Ferrari mengatakan mobil tersebut dirancang untuk menjadi simbol era baru Ferrari di dunia kendaraan listrik.

Menurut Ferrari, platform EV memungkinkan desain kendaraan yang lebih luas, nyaman, dan futuristis dibanding mobil sport tradisional.

Respons Pasar dan Dampak Saham

Meski menuai kontroversi, Ferrari tampaknya tetap percaya diri dengan strategi tersebut. Ferrari menganggap Luce sebagai "statement product" untuk memperkenalkan arah baru perusahaan di era elektrifikasi.

Namun pasar tampaknya masih menunggu respons konsumen.

Setelah peluncuran Ferrari Luce, saham Ferrari sempat turun sekitar 8 persen karena investor khawatir mobil tersebut tidak diterima penggemar loyal Ferrari.

>>> Pemkot Semarang Adopsi 27 Bus Listrik untuk Kurangi Polusi Udara

Ferrari Luce dijadwalkan mulai diproduksi pada 2026 dan menjadi bagian penting strategi elektrifikasi Ferrari di masa mendatang.