PT Piaggio Indonesia melakukan restrukturisasi portofolio produk Vespa GTS. Langkah ini diumumkan di Jakarta pada Selasa (26/5/2026).

Perusahaan menghentikan penjualan varian mesin 150 cc dan 300 cc secara bertahap. Keputusan ini menyusul kehadiran Vespa GTS 250 yang dibanderol Rp 97 juta.

>>> BYD Pertahankan Harga Mobil Listrik di Tengah Tekanan Rupiah

Alasan Restrukturisasi

Varian GTS 150 dinilai kurang ideal karena kapasitas mesin lini inti seperti Sprint dan Primavera sudah dinaikkan menjadi 180 cc.

Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa model 150 cc akan digantikan oleh varian 250 cc.

"Kalau sekarang kita masih jual, cuma tergantung stok.

Karena kalau misalnya GTS kita pertahankan 150, sementara Sprint dan Primavera sudah 180 (cc) kan agak jomplang ya, portofolionya agak aneh," ujar Ayu Hapsari, PR & Communication Manager PT Piaggio Indonesia.

Sementara itu, varian GTS 300 juga mulai dibatasi pasokannya akibat kendala regulasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mesin di atas 250 cc.

>>> Korlantas Polri Resmi Luncurkan SIM Digital, Target Berlaku Juni 2026

Skuter ini dibanderol mencapai Rp 170 jutaan, menimbulkan selisih harga yang jauh dari GTS 250.

"Yang 300 sudah stop. Masih ada selama barang yang masih ada di diler grup.

Kalau sudah enggak ada, berarti sudah enggak ada. Kita lihat ke depannya kayak gimana dulu," ungkap Ayu Hapsari.

Fokus penjualan lini Vespa GTS di Indonesia ke depan akan diarahkan pada varian mesin 250 cc.

>>> Toyota Buka Lotere untuk Dua Edisi Spesial GR Yaris, Harga Mulai Rp 850 Juta

Konsumen kini hanya dapat membeli sisa stok varian 150 cc dan 300 cc yang masih tersedia di jaringan diler resmi.