George Wada Serukan Perlunya Penghargaan Anime Jepang di Tengah Kritik terhadap Crunchyroll Anime Awards
Presiden Production I. G dan WIT Studio, George Wada, menyerukan pembentukan penghargaan anime versi Jepang.
Seruan ini disampaikan dalam konferensi tentang pengembangan berkelanjutan industri anime Jepang pada 16 April lalu dan baru dipublikasikan pada 25 Mei 2026.
>>> PUBG MOBILE dan Blue Lock Hadirkan Kolaborasi Anime Terbaru
Wada menyebut perlunya peningkatan pengembangan sumber daya manusia, perbaikan kondisi kerja, sistem sertifikasi keterampilan, serta penghargaan anime ala Jepang.
Menurutnya, langkah-langkah ini dapat memperkuat keberlanjutan industri anime.
Pandangan Tokoh Industri Lainnya
Direktur perwakilan Nippon Animation, Kazuko Ishikawa, menekankan pentingnya melatih animator baru dan mengembangkan sumber daya manusia.
Ia juga mendorong digitalisasi produksi animasi, memperkuat kerja sama luar negeri, dan membangun basis regional di luar Tokyo.
CEO MAPPA, Manabu Otsuka, berbicara tentang strategi pertumbuhan seperti manajemen IP internal. MAPPA mendanai sendiri anime Chainsaw Man, berbeda dengan kebanyakan anime yang didanai oleh komite perusahaan.
CEO A-1 Pictures, Akira Shimizu, menyoroti perbedaan struktur bisnis.
Ia mencontohkan perusahaan yang menjadi bagian dari grup besar seperti A-1 Pictures di bawah Aniplex atau Sony Group yang berbagi infrastruktur back-office.
Direktur senior Toei Animation, Kiichiro Yamada, mengatakan Jepang perlu menyasar audiens global.
Perusahaan sedang mengembangkan film Hypergalactic untuk menjangkau pasar internasional, mengatasi pembajakan, dan memperluas interaksi dengan anak-anak serta audiens global.
Operating officer Bandai Namco Filmworks, Ai Takai, menekankan pentingnya pemasaran dan infrastruktur distribusi anime yang sah di daerah yang kurang populer.
CEO Avex Pictures, Hideo Katsumata, menyatakan bahwa meskipun ekspansi luar negeri kompetitif, Jepang perlu bersatu membangun fondasi bersama.
Katsumata juga menjabat direktur perwakilan Anime Times, perusahaan distribusi yang sahamnya dimiliki beberapa perusahaan besar Jepang.
Update Terbaru
Jeezy Batal Tampil di Las Vegas demi Kejutan di Konser Jay-Z
Selasa / 14-07-2026, 00:07 WIB
Wasit Piala Dunia Rob Dieperink Meninggal Beberapa Pekan Setelah Dipecat
Selasa / 14-07-2026, 00:07 WIB
Steven Spielberg Berduka atas Kepergian Sam Neill, Bintang 'Jurassic Park'
Selasa / 14-07-2026, 00:07 WIB
Boosie Badazz Gugat Balik Usai Bayar Rp9,6 M untuk Pengampunan Trump yang Tak Kunjung Datang
Selasa / 14-07-2026, 00:04 WIB
Data VAR Piala Dunia 2026: Argentina di Posisi Kedua Tim Paling Diuntungkan
Selasa / 14-07-2026, 00:03 WIB
Adam Alis Yakin Persib Bandung Berjaya di Asia, Kedatangan Sandy Walsh dan Ragnar Jadi Modal Besar
Selasa / 14-07-2026, 00:03 WIB
Fakultas Hukum University of Chicago Larang Laptop dan Ponsel di Kelas
Senin / 13-07-2026, 23:57 WIB
Manajer Norwegia Kecam Pelecehan Online terhadap Alexander Sorloth
Senin / 13-07-2026, 23:57 WIB
Mugen Hadirkan Paket Modifikasi untuk Honda Fit Terbaru, Pinjam Peredam dari Civic Type R
Senin / 13-07-2026, 23:57 WIB
Mahfud MD: Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah Tak Dikenal dalam KUHAP
Senin / 13-07-2026, 23:56 WIB
Polri dan Kejagung Perkuat Sinergi, Burhanuddin dan Sigit Bantah Ada Rivalitas
Senin / 13-07-2026, 23:56 WIB
Libur Sekolah Berakhir, BGN Kembali Distribusikan Program MBG di Jakarta
Senin / 13-07-2026, 23:56 WIB
PDIP Desak Bahlil Diperiksa, Golkar Bela Skema Bisnis Batu Bara
Senin / 13-07-2026, 23:56 WIB
Bos Ferrari Senang Mobil Listrik Luce Dikritik Habis-habisan
Senin / 13-07-2026, 23:53 WIB







