Pelatih kepala Tim Nasional Pria Amerika Serikat (USMNT), Mauricio Pochettino, resmi mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026.

Pengumuman dilakukan di Kota New York pada Selasa sore waktu setempat.

>>> Roma Bidik Scamacca Usai Atalanta Lepas Ederson ke MU

Nama-nama bintang seperti Christian Pulisic dan Tyler Adams masuk dalam skuad sebagai pemimpin tim.

Namun, pengumuman ini juga memicu perdebatan mengenai metode komunikasi Pochettino yang menggunakan email untuk mencoret pemain.

Keputusan yang Kontroversial

Pochettino mencoret gelandang Olympique Lyon, Tanner Tessmann, karena masalah kebugaran otot.

Ia juga mencoret gelandang serang Diego Luna.

Keputusan ini memicu polemik di kalangan mantan pemain karena pelatih memilih mengirim pesan video dan email, bukan panggilan telepon langsung.

Pochettino membela pendekatannya.

Ia mengatakan tidak berencana menelepon pemain yang sengaja ia lewati sejak Maret lalu.

“Apa yang akan saya katakan kepada seorang pemain? Apakah saya harus berbohong?”

ujar Pochettino.

“Saya akan mengatakan bahwa pemain lain masuk daftar karena saat ini dia adalah opsi yang lebih baik.”

Ia menambahkan bahwa ada 55 pemain dalam daftar sementara dan tidak mungkin menelepon semua yang tidak lolos.

Pochettino juga merefleksikan pengalaman pribadinya saat dipecat oleh mantan pemilik Tottenham Hotspur, Daniel Levy.

“Ketika saya dipecat di Tottenham, Daniel berkata ‘Saya ingin bicara denganmu.’ Apa yang ingin kamu bicarakan dengan saya setelah Anda memecat saya?”

katanya.

“Anda seharusnya bicara sebelum memecat saya, bukan setelahnya.”

Tanggapan Mantan Pemain

Mantan penyerang legendaris AS, Landon Donovan, memberikan pandangan berimbang.

Donovan, yang pernah dicoret langsung oleh Jürgen Klinsmann pada Piala Dunia 2014, memahami posisi Pochettino.