Kedelapan, urine bercampur darah. Darah saat buang air kecil yang terjadi berulang kali tidak boleh diabaikan.

Segera periksakan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Kesembilan, keluarnya urine atau tinja melalui vagina. Pada stadium sangat serius, kanker dapat membentuk fistula, saluran abnormal antara vagina dan saluran kemih atau anus.

Kondisi ini memerlukan tindakan medis segera.

Pencegahan dan Skrining

Meski gejala di atas tidak selalu berarti kanker serviks, keluhan persisten tetap harus diperiksa. Pemeriksaan rutin pap smear sangat penting, terutama bagi wanita yang sudah aktif seksual.

Vaksin HPV juga efektif menekan risiko kanker leher rahim. Penanganan dini memperbesar peluang kesembuhan.

Kanker serviks kini menjadi kanker kedua terbanyak pada perempuan Indonesia, dengan mayoritas kasus ditemukan pada stadium lanjut. Kementerian Kesehatan menekankan pentingnya imunisasi HPV dan skrining mandiri.

>>> Mengenal Kue Kontol Kejepit, Kuliner Legendaris Khas Bantul Yogyakarta

Melalui program Cek Kesehatan Gratis, pemeriksaan kanker serviks, paru, usus, dan payudara sudah terintegrasi untuk dewasa. Skrining juga bisa diakses dengan BPJS Kesehatan di puskesmas.