Yogyakarta memiliki beragam kuliner tradisional yang unik. Salah satunya adalah kue kontol kejepit, jajanan khas Kabupaten Bantul.

Kudapan ini memiliki tekstur padat namun kenyal. Cita rasanya dominan manis.

>>> Longsor Tebing Sungai Ciliwung Rusak Rumah Warga di Depok

Masyarakat lokal biasanya menyantap camilan ini sebagai teman minum teh atau kopi sore hari. Meski namanya terdengar vulgar, bentuknya sengaja dibuat unik untuk menarik pembeli.

Sejarah dan Nama Lain

Nama asli kue ini adalah adrem.

Sebutan kontol kejepit atau tolpit muncul karena pelafalan "adrem" yang sulit dan proses pembuatannya yang menggunakan teknik jepit.

Kue adrem tercatat dalam Serat Centhini sejak abad ke-18 Masehi. Eksistensinya sudah terdeteksi sejak zaman kerajaan Mataram kuno.

Kue berwarna cokelat tua ini populer pada era 80-an hingga 90-an. Kini keberadaannya mulai jarang di perkotaan karena tergeser jajanan modern.

Lokasi dan Harga

Kue adrem masih bisa ditemukan di beberapa pasar tradisional Yogyakarta.

Di antaranya Pasar Sanden, Pasar Celep Srigading Bantul, Pasar Bantul, Pasar Kotagede, dan Pasar Tani Jogja di Dinas Pertanian DIY.

Harganya sangat terjangkau, sekitar Rp1.000 per buah. Pedagang juga menjual paket Rp5.000 hingga Rp6.000 untuk enam buah.

Bahan Utama

Pembuatan adonan kue adrem terbagi dua metode tekstur.

Metode pertama menghasilkan adonan encer dengan takaran 1 kg gula, 1 kg tepung campur gandum, dan 1 buah kelapa.

>>> Riset SleekFlow: 46% Konsumen Online Batalkan Belanja Jika Respons Lambat

Metode kedua lebih padat dengan formula 1 kg tepung, 8 ons gula, dan 1/4 buah kelapa. Tepung beras rumahan disarankan agar tekstur tidak lembek.

Warna cokelat alami berasal dari gula Jawa. Variasi modern kini menggunakan gula pasir dan pewarna makanan untuk tampilan warna-warni.