Di sisi regulasi, Bermuda mulai menyesuaikan sejumlah aturan hukum agar aset digital dan kontrak pintar (smart contract) memiliki landasan hukum yang jelas.

Termasuk terkait kepemilikan saham dan pencatatan aset dalam bentuk digital.

BMA juga tengah mengembangkan sistem pengawasan berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk memonitor transaksi otomatis di ekosistem blockchain.

Dalam uji coba terbaru, regulator berhasil menerapkan sistem kepatuhan otomatis yang mampu memblokir transaksi apabila melanggar aturan anti pencucian uang atau ketika cadangan aset turun di bawah batas tertentu.

Swan menilai ukuran negara yang kecil justru menjadi keuntungan bagi Bermuda dalam mempercepat transformasi ekonomi digital nasional.

>>> VIDA Ingatkan Modus Penipuan Canggih Bayangi Tren Kurban Online

"Yurisdiksi kecil dengan sumber daya yang memadai akan lebih mudah bergerak cepat. Negara besar membutuhkan langkah yang jauh lebih kompleks," ujarnya.