10 Negara Terkotor di Dunia Tahun 2025, Indonesia Masuk Daftar
Ultimate Kilimanjaro merilis laporan penilaian kebersihan 2025 yang mengevaluasi kualitas udara, sanitasi, dan pengelolaan limbah di berbagai negara.
Indonesia masuk dalam daftar 10 negara terkotor di dunia.
>>> 5 Cara Menyimpan Daging Kurban Tanpa Kulkas agar Awet
Penilaian ini didasarkan pada data IQAir 2024 untuk kualitas udara, WHO/UNICEF 2024 untuk sanitasi, dan Indeks Kinerja Lingkungan Yale 2024 untuk pengelolaan limbah.
Skor kotoran atau Dirty Score dihitung dari akumulasi indikator tersebut.
>>> Kodam VI Mulawarman Terjunkan Personel Amankan Eksekusi Kejari Kubar
Daftar 10 Negara Terkotor 2025
Berikut adalah urutan negara dengan Dirty Score dari terendah hingga tertinggi:
- Indonesia — Dirty Score 58,75. Kualitas udara buruk dengan polusi PM2.5 tinggi, infrastruktur pengolahan sampah belum optimal, dan akses sanitasi masih menjadi tantangan.
- Mesir — Dirty Score 59,95. Polusi udara dari transportasi dan industri, serta sistem sanitasi yang belum merata.
- Nepal — Dirty Score 60,65. Kualitas udara buruk di perkotaan seperti Kathmandu, meskipun dikenal dengan wisata alam.
- Republik Demokratik Kongo — Dirty Score 61,5. Rendahnya fasilitas sanitasi dan akses air bersih, serta pengelolaan sampah yang buruk.
- Irak — Dirty Score 63,9. Konflik berkepanjangan menghambat infrastruktur kebersihan dan pengelolaan limbah.
- Nigeria — Dirty Score 68,75. Tantangan dalam penanganan sampah kota dan sanitasi, urbanisasi cepat memperburuk kualitas udara.
- India — Dirty Score 70,7. Beberapa kota paling berpolusi di dunia, pengelolaan air dan limbah masih menjadi masalah besar.
- Chad — Dirty Score 72,75. Kombinasi polusi udara, akses air bersih rendah, dan keterbatasan sistem pengelolaan limbah modern.
- Pakistan — Dirty Score 81,5. Polusi udara ekstrem di Lahore dan Karachi, serta masalah air bersih dan sanitasi.
- Bangladesh — Dirty Score 84,75. Peringkat pertama dengan polusi PM2.5 tinggi, pengelolaan limbah dan sanitasi belum optimal.
Data ini menunjukkan bahwa kebersihan dan pengelolaan lingkungan masih menjadi masalah besar di negara berkembang.
>>> Synology Luncurkan PAS7700, Sistem Penyimpanan Data untuk AI di Indonesia
Perbaikan kualitas udara, perluasan akses sanitasi, dan pengelolaan sampah yang lebih baik perlu menjadi prioritas.
Update Terbaru
Federico Valverde Gabung Timnas Uruguay, Respons soal Konflik Madrid
Kamis / 28-05-2026, 01:54 WIB
Kemenhaj Siagakan 751 Petugas di Mina untuk Kawal Jemaah Haji Indonesia
Kamis / 28-05-2026, 01:54 WIB
Ketahui Batas Waktu Simpan Daging Kurban Rebus Agar Bebas Bakteri
Kamis / 28-05-2026, 01:54 WIB
Wataru Endo Antusias Hadapi Rekan Setim Liverpool di Piala Dunia 2026
Kamis / 28-05-2026, 01:54 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Barat Besok 27 Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 01:54 WIB
Ayu Ting Ting Siapkan Panitia Khusus untuk Sembelih Hewan Kurban di Rumah
Kamis / 28-05-2026, 01:53 WIB
Xiaomi Konfirmasi Peluncuran HyperOS 4 pada Juli atau Agustus 2026
Kamis / 28-05-2026, 01:53 WIB
Kredit UMKM Perbankan Tumbuh Tipis 0,2% pada April 2026, Sektor Mikro Jadi Penopang
Kamis / 28-05-2026, 01:53 WIB
Jadwal Rilis Our Guild's Idol Chapter 48 dan Spoiler Terbaru
Kamis / 28-05-2026, 01:53 WIB
Prime Video Rilis Serial Spider-Noir, Nicolas Cage Jadi Detektif Era 1940-an
Kamis / 28-05-2026, 01:53 WIB
Bank Woori Saudara Ubah Manajemen untuk Pacu Transformasi Bisnis
Kamis / 28-05-2026, 01:49 WIB
Rusia Tuduh Pentagon Manfaatkan Starlink untuk Campuri Urusan Negara Lain
Kamis / 28-05-2026, 01:49 WIB
Polres Pekalongan Kota Tangkap Pengasuh Ponpes di Buaran Terkait Asusila
Kamis / 28-05-2026, 01:49 WIB
Meksiko, AS, dan Kanada Bidik Sejarah di Piala Dunia 2026
Kamis / 28-05-2026, 01:49 WIB






