Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk memperkuat nilai keikhlasan dan kepedulian sosial melalui ibadah kurban pada perayaan Iduladha 1447 H.

Hari raya Iduladha tahun ini jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

>>> Prabowo Subianto Tiba di Paris untuk Kunjungan Kenegaraan

Penetapan tersebut berdasarkan sidang isbat Kementerian Agama pada 17 Mei 2026 yang menetapkan awal Zulhijjah pada 18 Mei 2026.

Nasaruddin Umar menekankan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan tanggung jawab sosial di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.

“Di tengah dinamika kehidupan yang kita hadapi bersama, Iduladha mengajak kita untuk kembali meneguhkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial,” ujar Nasaruddin Umar.

Menurutnya, nilai kemaslahatan yang lebih besar bagi bangsa dapat dihadirkan dengan meneladani pengorbanan para nabi.

“Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan bahwa pengorbanan adalah tentang mendahulukan kemaslahatan yang lebih besar. Nilai inilah yang harus kita hadirkan dalam kehidupan berbangsa,” papar Nasaruddin Umar.

>>> EA Sports Siap Luncurkan Turnamen The Wall Game di FC Mobile

Ibadah kurban dinilai memiliki dampak sosial nyata. Termasuk dalam membantu pemenuhan gizi masyarakat serta berperan aktif dalam program pencegahan stunting melalui distribusi daging.

“Semangat berkurban adalah energi kebersamaan. Ia menggerakkan solidaritas, memperkuat gotong royong, dan menghadirkan keadilan sosial.

Dari sinilah kita membangun bangsa, dari kepedulian yang sederhana, tetapi berdampak luas,” tutur Nasaruddin Umar.

Melalui momentum hari raya ini, peningkatan empati diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

>>> Sabrina Chairunnisa Jalani Prosedur Pembekuan Sel Telur di New York

“Mari kita jadikan Iduladha sebagai momentum untuk memperluas manfaat, memperkuat empati, dan memastikan bahwa setiap ibadah yang kita lakukan memberi dampak bagi sesama,” tandas Nasaruddin Umar.