Honda Kembangkan Platform Fleksibel untuk EV dan Hybrid Setelah Rugi Besar
Honda tengah mengembangkan platform generasi baru yang dapat beradaptasi untuk powertrain hybrid maupun listrik penuh (EV).
Langkah ini diambil setelah perusahaan menuliskan kerugian investasi sebesar $15,7 miliar dari program EV 0 Series yang dibatalkan di Amerika Utara.
>>> Nissan Batalkan Pabrik Komponen EV di Inggris Setelah Terima Dana Hibah
Menurut laporan Automotive News, platform baru ini merupakan tambahan dari platform hybrid yang telah diungkapkan bulan ini.
Fleksibilitas platform ini menandai perubahan besar dalam strategi Honda menghadapi transisi elektrifikasi.
Presiden Honda Toshihiro Mibe menyatakan bahwa perusahaan masih memperkirakan adopsi EV akan meningkat setelah 2030, meskipun permintaan hybrid saat ini lebih kuat dari perkiraan.
“Kami sedang mempelajari sistem dan konsep EV generasi berikutnya yang akan berfungsi tidak peduli bagaimana keadaan berkembang,” ujar Mibe.
Keputusan ini muncul di tengah perubahan kondisi pasar, melemahnya dukungan kebijakan dari pemerintah AS, serta ketidakpastian politik.
Honda ingin memiliki opsi yang lebih luas, tidak hanya terpaku pada satu solusi.
Platform 0 Series Dianggap Terlalu Kaku
Platform 0 Series yang dirancang khusus untuk EV dinilai terlalu kaku.
>>> Lotus Emira 420 Sport: Mesin 4 Silinder Tercepat di Dunia Makin Kencang
Honda percaya bahwa keseimbangan antara hybrid dan EV dapat terus berubah tergantung regulasi, insentif, infrastruktur pengisian daya, dan kebijakan perdagangan.
Dengan platform yang fleksibel, Honda dapat bereaksi lebih cepat dibandingkan produsen yang terikat pada platform khusus EV yang mahal.
Dalam jangka pendek, Honda fokus pada hybrid, bukan EV.
Perusahaan berencana meluncurkan 15 model hybrid pada 2029 dengan platform yang berbeda dari platform gabungan EV/hybrid yang baru diumumkan.
Strategi untuk Honda dan Acura juga dibedakan.
Acura akan mendorong hybrid ke pelanggannya, sementara Honda akan menawarkan opsi ICE dan hybrid untuk menarik pembeli yang lebih hemat biaya.
>>> Label Bobot Hilang, 14.575 Tesla Model Y di AS Ditarik ke Diler
Honda juga akan menunggu hasil negosiasi perdagangan antara AS, Kanada, dan Meksiko sebelum memutuskan untuk mengaktifkan kembali rencana pusat produksi EV di Kanada, yang ditunda awal Mei lalu.
Update Terbaru
Trill Burgers Luncurkan Burger My Hero Academia Edisi 10 Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
Mayoritas Ojol Pilih Status Pengusaha Mikro, Pemerintah Siapkan Regulasi
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
Anniversary ke-9 Free Fire: Diskon Diamond Gratis via ShopeePay
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
AI dan OSINT Digunakan untuk Membongkar Jaringan Kriminal Transnasional
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
Remaja Coba Pancing Polisi Kejar, Malah Dilacak Drone
Sabtu / 11-07-2026, 11:15 WIB
Kronologi Lengkap Pelecehan Mahasiswa Hukum UB: Modus 'King Cum', Keberanian Korban Berantas Predator Kampus
Sabtu / 11-07-2026, 11:13 WIB
Airlangga Targetkan AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
Sabtu / 11-07-2026, 11:07 WIB
7 Fakta Menarik Jelang Norwegia vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 11:07 WIB
AS Jatuhkan Sanksi Baru bagi 'Donatur' Mojtaba Khamenei
Sabtu / 11-07-2026, 11:07 WIB
PLN Hadir di PRJ 2026 dengan Layanan Listrik, Promo, dan Gim Interaktif
Sabtu / 11-07-2026, 11:05 WIB
Penampakan Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tahanan KPK
Sabtu / 11-07-2026, 11:05 WIB
De La Fuente Ukir Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia dan Euro
Sabtu / 11-07-2026, 11:05 WIB
Krisis Perfilman Korea Tak Terlihat dari New York, Kata Kepala Festival Film AS
Sabtu / 11-07-2026, 11:02 WIB
Raja Charles Pakai Jas dan Kacamata Hitam saat Kunjungi Kebun Binatang di Tengah Gelombang Panas
Sabtu / 11-07-2026, 11:02 WIB







