Nissan Batalkan Pabrik Komponen EV di Inggris Setelah Terima Dana Hibah
Nissan secara resmi membatalkan rencana pembangunan pabrik komponen kendaraan listrik (EV) di Sunderland, Inggris.
Padahal, pabrik tersebut baru diumumkan tahun lalu dan telah menerima dana hibah dari pemerintah Inggris.
>>> Lotus Emira 420 Sport: Mesin 4 Silinder Tercepat di Dunia Makin Kencang
Pabrik yang dioperasikan oleh anak perusahaan Nissan, JATCO, itu seharusnya memproduksi hingga 340.000 unit penggerak listrik (drive unit) setiap tahunnya.
Unit tersebut menggabungkan motor, inverter, dan reducer dalam satu rakitan.
Investasi dan Hibah yang Sia-sia
Nissan telah menginvestasikan sekitar $65 juta untuk proyek ini. Pemerintah Inggris juga memberikan hibah sebesar £12 juta ($16 juta) untuk mendukung realisasinya.
Pabrik tersebut ditargetkan menyerap 183 tenaga kerja baru. Namun, hingga saat ini baru 20 orang yang telah direkrut.
Pembatalan ini merupakan bagian dari rencana penyelamatan RE:Nissan. Perusahaan sedang berjuang keluar dari kesulitan keuangan yang mendalam.
>>> Label Bobot Hilang, 14.575 Tesla Model Y di AS Ditarik ke Diler
Nasib Pekerja dan Masa Depan Pabrik
Nissan menyatakan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja langsung bagi 20 staf yang sudah bekerja. Perusahaan sedang mengkaji apakah pabrik dapat dialihfungsikan untuk memproduksi tipe powertrain lain.
Penjualan EV Nissan di Eropa juga sedang terpuruk. Penjualan Ariya turun 44 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara Leaf lama sudah pensiun dan digantikan model crossover baru yang lebih terjangkau.
Pemerintah Inggris tetap mendukung Nissan.
>>> Ford Patenkan Atap Kaca Geser untuk Bronco, Solusi Atap Bongkar Pasang
Seorang juru bicara mengatakan kepada BBC bahwa industri otomotif Inggris vital bagi wilayah Timur Laut, dan pemerintah akan terus memberikan dukungan melalui pendanaan DRIVE35 senilai hampir £1 miliar.
Update Terbaru
Trill Burgers Luncurkan Burger My Hero Academia Edisi 10 Tahun
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
Mayoritas Ojol Pilih Status Pengusaha Mikro, Pemerintah Siapkan Regulasi
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
Anniversary ke-9 Free Fire: Diskon Diamond Gratis via ShopeePay
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
AI dan OSINT Digunakan untuk Membongkar Jaringan Kriminal Transnasional
Sabtu / 11-07-2026, 11:16 WIB
Remaja Coba Pancing Polisi Kejar, Malah Dilacak Drone
Sabtu / 11-07-2026, 11:15 WIB
Kronologi Lengkap Pelecehan Mahasiswa Hukum UB: Modus 'King Cum', Keberanian Korban Berantas Predator Kampus
Sabtu / 11-07-2026, 11:13 WIB
Airlangga Targetkan AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
Sabtu / 11-07-2026, 11:07 WIB
7 Fakta Menarik Jelang Norwegia vs Inggris di Perempat Final Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 11:07 WIB
AS Jatuhkan Sanksi Baru bagi 'Donatur' Mojtaba Khamenei
Sabtu / 11-07-2026, 11:07 WIB
PLN Hadir di PRJ 2026 dengan Layanan Listrik, Promo, dan Gim Interaktif
Sabtu / 11-07-2026, 11:05 WIB
Penampakan Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tahanan KPK
Sabtu / 11-07-2026, 11:05 WIB
De La Fuente Ukir Rekor Tak Terkalahkan di Piala Dunia dan Euro
Sabtu / 11-07-2026, 11:05 WIB
Krisis Perfilman Korea Tak Terlihat dari New York, Kata Kepala Festival Film AS
Sabtu / 11-07-2026, 11:02 WIB
Raja Charles Pakai Jas dan Kacamata Hitam saat Kunjungi Kebun Binatang di Tengah Gelombang Panas
Sabtu / 11-07-2026, 11:02 WIB







