Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5/2026) pagi waktu setempat.

Kedatangan ini menandai dimulainya rangkaian kunjungan kenegaraan resmi di Prancis.

>>> Indeks Potensi Radikalisme di Kalimantan Selatan Melonjak ke 13,2 pada 2025

Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis, Jean-Pierre Farandou, menyambut langsung Kepala Negara bersama jajaran kehormatan militer Prancis.

Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang berkumpul di hotel tempat Presiden menginap turut menyambut antusias.

Fokus pada Hubungan Strategis

Hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis menjadi fokus utama dalam pertemuan bilateral ini.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan realisasi agenda yang sempat tertunda tahun lalu karena masalah penjadwalan.

>>> Rekomendasi Sektor Batu Bara Turun, AADI dan ITMG Paling Terdampak

Cakupan kerja sama strategis antara kedua negara saat ini sudah sangat luas, dan diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia di kawasan Eropa.

Agenda Sebelum Pertemuan Resmi

Sebelum melaksanakan rangkaian agenda resmi kenegaraan, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan ibadah salat Iduladha.

Presiden akan membaur dengan masyarakat Indonesia dalam acara silaturahmi di kediaman resmi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris.

>>> Kaltim Raih Penghargaan Nasional atas Kolaborasi dengan Sekolah Swasta

Keberangkatan Presiden dari Jakarta dilakukan pada Senin malam, dengan jadwal kunjungan di Prancis berlangsung hingga Rabu.