Indeks Potensi Radikalisme di Kalimantan Selatan Melonjak ke 13,2 pada 2025
Indeks Potensi Radikalisme (IPR) 2025 di Provinsi Kalimantan Selatan menunjukkan peningkatan signifikan. Angka IPR wilayah itu melonjak menjadi 13,2.
Angka tersebut terus mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir.
>>> Ry Hyori Raih Beasiswa Pelatihan Idol K-Pop di SM Universe Singapura
Pada 2022, IPR Kalsel berada di angka 10,2, lalu naik menjadi 10,8 pada 2023, dan mencapai 12,1 pada 2024.
Kenaikan ini menempatkan Kalimantan Selatan jauh di atas rata-rata IPR Nasional yang sebesar 10,1. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah.
Diskusi BNPT dan FKPT Bahas Tren Radikalisme
Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) RI bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar forum diskusi.
Acara bertajuk "Membedah Tren Potensi Radikalisme di Bumi Lambung Mangkurat" digelar secara daring.
Diskusi dihadiri jajaran pengurus FKPT Kalsel, perwakilan perguruan tinggi, TNI/Polri, BINDA, Korem 101/Ant, Satgaswil Kalsel, Densus 88 AT, Kementerian Agama, Kesbangpol, Ikasba, dan Dinas Pendidikan dari berbagai kabupaten/kota.
>>> 5 Film Paling Ditunggu Pertengahan 2026: Colony hingga Spider-Man
Direktur Pencegahan BNPT RI, Sigit Karyadi, menyoroti peran vital platform digital. Kelompok ekstremis aktif memanfaatkan ruang siber untuk propaganda, indoktrinasi, dan rekrutmen anggota baru yang menyasar generasi muda.
"Ekstremisme dengan menggunakan ruang medsos hingga menormalisasi kekerasan yang berujung pada aksi terorisme," kata Sigit Karyadi.
Tim Review BNPT RI, Lilik Purwandi, memaparkan kelompok masyarakat paling rentan. Mereka adalah kaum perempuan, generasi Z, masyarakat urban, dan pengguna internet aktif termasuk anak-anak.
Sebagai langkah mitigasi, BNPT merumuskan instrumen pertahanan sosial dari internal masyarakat.
>>> Fuji Tolak Mediasi, Mantan Admin Jadi Tersangka Penggelapan Dana Rp 1 Miliar
Strategi penguatan daya tangkal meliputi optimalisasi kearifan lokal, pola pengasuhan dan pendidikan keluarga, penguatan wawasan kebangsaan, peningkatan literasi digital, dan penerapan moderasi beragama.
Update Terbaru
Polytron Luncurkan Laptop Luxia R5 di Tengah Kelangkaan RAM Global
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Kemendikdasmen Umumkan Hasil Tes Kemampuan Akademik SD dan SMP 2026
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Hambatan Integrasi Ekonomi ASEAN Mengemuka di Tengah Gejolak Global
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Prudential Indonesia Perkuat Pencegahan Fraud Asuransi Kesehatan
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
7 Aplikasi Traveling Terbaik untuk Liburan Praktis dan Lengkap
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Kemenpar Wajibkan Vila dan Homestay Miliki NIB Mulai Agustus 2026
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Mensa Indonesia Dorong Pemahaman Kecerdasan Multidimensional di Era AI
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Peneliti Indonesia-Australia Ciptakan Board Game Edukasi Perubahan Iklim untuk Siswa SD
Rabu / 27-05-2026, 01:24 WIB
Oppo Pad 6 Resmi Meluncur, Bawa Chipset Dimensity 9500s dan Baterai 10.420 mAh
Rabu / 27-05-2026, 01:23 WIB
OPPO Luncurkan Find X9 Series Global, Varian Ultra Bawa Zoom 10x
Rabu / 27-05-2026, 01:23 WIB
Oppo Luncurkan Tablet Pad Air 5 Starry White dengan Chipset Dimensity 7300-Ultra
Rabu / 27-05-2026, 01:19 WIB
Xiaomi Siapkan Redmi K90 Ultra dengan Fast Charging 100W
Rabu / 27-05-2026, 01:19 WIB
DC Studios Siap Rilis Supergirl di Bioskop Indonesia Juni Mendatang
Rabu / 27-05-2026, 01:19 WIB
KTM Solutions Tekankan Keseimbangan Bisnis dan Talenta di Manager Fest 2026
Rabu / 27-05-2026, 01:19 WIB






