Direktur Utama PT Telemedia Komunikasi Pratama sekaligus Direktur WIFI, Shannedy Ong, menegaskan pentingnya aksesibilitas digital yang merata untuk mengikis kesenjangan teknologi antardaerah.

"Kami percaya, akses internet bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua kalangan.

Melalui peluncuran IRA – Internet Rakyat di Jawa, Maluku, dan Papua, kami ingin membantu menjembatani kesenjangan digital dan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital," jelas Shannedy.

Hingga tanggal peluncuran, kesiapan infrastruktur operasional telah ditopang oleh lebih dari 550 site aktif serta 3.189 unit radio yang tersebar di 82 kota dan kabupaten.

"Keberhasilan WIFI meluncurkan IRA – Internet Rakyat merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi kuat dari seluruh ekosistem mitra.

Dukungan vendor teknologi, mitra lokal, funding partners, serta berbagai pemangku kepentingan telah memungkinkan kami mempercepat pembangunan infrastruktur dan menghadirkan layanan fixed broadband yang dapat menjangkau lebih banyak masyarakat Indonesia," jelas Shannedy.

Manajemen juga menggandeng TVRI dan platform FolaPlay untuk menggelar program promosi gratis layanan tiga bulan serta akses penayangan pertandingan Piala Dunia guna mempercepat penetrasi pasar hingga 19 Juli 2026.

"Kami percaya, pemerataan akses internet akan menjadi salah satu fondasi penting pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

>>> Jennifer Coppen Siapkan Pernikahan Dua Hari Bersama Justin Hubner

Karena itu, kami akan terus mempercepat implementasi IRA – Internet Rakyat agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati layanan fixed broadband yang cepat, andal, dan terjangkau," imbuh Shannedy.