Starbucks Korea Minta Maaf, CEO Dipecat Akibat Kampanye Kontroversial

Starbucks Korea akhirnya meminta maaf atas kontroversi kampanye promosi yang memicu kemarahan publik. Kontroversi ini terkait kampanye "Tank Day" yang dinilai tidak sensitif terhadap sejarah kelam Korea Selatan.
Perusahaan pada Selasa (26/5/2026) mengakui bahwa penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan kampanye tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan sensitivitas sosial dan sejarah.
>>> K-Pop Borong 11 Piala American Music Awards 2026, BTS Mendominasi
Kampanye ini meluncurkan lini tumbler bertema "tank" pada 18 Mei, tanggal yang bertepatan dengan peringatan Gerakan Pro-Demokrasi Gwangju.
Peristiwa Gwangju adalah tragedi berdarah ketika militer Korea Selatan menumpas aktivis pada 1980.
Data resmi mencatat sedikitnya 165 warga sipil tewas, 65 hilang, dan 376 lainnya meninggal akibat luka-luka.
Kronologi dan Dampak
Dalam konferensi pers di Seoul, perusahaan induk Shinsegae Group mengatakan kampanye tersebut dibuat dengan mengutamakan kecepatan peluncuran.
Akibatnya, perusahaan tidak sadar bahwa tanggal 18 Mei memiliki makna historis yang sensitif.
"Prioritas diberikan pada kecepatan dan eksekusi instan. Tidak ada satu pun keberatan yang diajukan selama tahap perencanaan maupun persetujuan," ujar eksekutif perusahaan, Jeon Sang-jin.
"Mereka mengatakan tanggal peringatan 18 Mei sama sekali tidak terpikirkan saat itu," tambahnya.
Investigasi menemukan lemahnya proses pengawasan internal.
>>> Apakah 29 Mei 2026 Hari Libur? Ini Jawaban Pemerintah
Beberapa dari tujuh pejabat yang menyetujui kampanye tersebut menandatangani persetujuan tanpa membuka file desain yang terlampir dalam email.
Proses peninjauan oleh tim hukum yang biasanya dilakukan juga dilaporkan dilewati.
Jeon menegaskan insiden ini tidak semata persoalan kesalahan individu. Melainkan mencerminkan kurangnya sensitivitas sosial dan historis di tubuh Starbucks Korea.
Kontroversi tersebut memicu penurunan tajam penjualan dan berujung pada pemecatan CEO Starbucks Korea, Son Jung-hyun. Sejumlah anggota parlemen dan masyarakat juga menyerukan boikot terhadap jaringan kopi tersebut.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengecam kampanye itu sebagai tindakan yang "tidak manusiawi dan memalukan". Polisi telah membuka penyelidikan terpisah untuk mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan.
Permintaan Maaf
Dalam kesempatan yang sama, Chairman Shinsegae Group Chung Yong-jin menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga korban tragedi Gwangju.
Ia tidak menerima pertanyaan dari wartawan usai menyampaikan pernyataan tersebut.
>>> Bernie dan Bella Ajak Keluarga Liburan di Swiss-Belhotel International
"Saya tidak akan mencari alasan. Saya memikul tanggung jawab penuh atas masalah ini," ujar Chung sambil membungkuk di hadapan awak media.
Update Terbaru
Wawancara Eksklusif: Shinichiro Watanabe Bicara Proses Kreatif, Ide Flamenco, dan Lazarus
Selasa / 26-05-2026, 17:38 WIB
Takbiran Idul Adha 2026 Mulai Kapan? Simak Jadwal Resminya
Selasa / 26-05-2026, 17:38 WIB
Buick Electra L7 EV Resmi Meluncur di China, Tak Dijual di Amerika
Selasa / 26-05-2026, 17:33 WIB
Harga iPhone Terbaru Akhir Mei 2026: Seri Pro Makin Mahal, iPhone 16e Justru Turun
Selasa / 26-05-2026, 17:28 WIB
8 HP 5G Rp3 Jutaan dengan Kamera Bagus dan Lancar Main Game
Selasa / 26-05-2026, 17:23 WIB
Raffi Ahmad Bersyukur Bisa Salat di Depan Pintu Kabah dan Cium Hajar Aswad
Selasa / 26-05-2026, 17:23 WIB
Honda City Facelift di Thailand: Hybrid Jadi Pilihan Utama
Selasa / 26-05-2026, 17:18 WIB
Ikut Aliran Wellness, Aktor Game of Thrones Alami Gangguan Psikotik
Selasa / 26-05-2026, 17:14 WIB
I Became a Legend After My 10 Year-Long Last Stand Rilis Visual Baru dan Tambahan Pengisi Suara
Selasa / 26-05-2026, 17:08 WIB
Petisi Hapus Permanen Drakor Perfect Crown Tembus 30 Ribu Tanda Tangan
Selasa / 26-05-2026, 17:03 WIB
Fenomena Flexing Hewan Kurban: Antara Syukur dan Validasi Sosial
Selasa / 26-05-2026, 17:03 WIB
3 Zodiak yang Sering Jadi Korban Harapan Palsu, Selalu Memaafkan Meski Tersakiti
Selasa / 26-05-2026, 17:03 WIB
Lirik Lagu Tears In The Club - FKA Twigs feat. The Weeknd
Selasa / 26-05-2026, 17:03 WIB
K-Pop Borong 11 Piala American Music Awards 2026, BTS Mendominasi
Selasa / 26-05-2026, 16:48 WIB






