BSI Usulkan Penghapusan PPh Capital Gain Emas untuk Pacu Bisnis Bullion
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI mengusulkan penghapusan sejumlah pungutan pajak dalam kegiatan usaha bullion atau bank emas.
Langkah ini diambil untuk memacu pertumbuhan bisnis emas nasional, khususnya pada segmen institusi.
>>> Centratama Telekomunikasi Indonesia Rombak Manajemen, Tunjuk CEO Baru
VP Bullion Marketing Strategy BSI Kinanti Adelin menyampaikan bahwa pemerintah telah melonggarkan regulasi lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 52 dan PMK 53 terkait bullion bank.
Namun, dari sisi nasabah atau konsumen masih ada PPh atas capital gain emas.
“Saat ini progresif di 5%-35% dan belum final, jadi kita mengusulkan untuk supaya jadi 0% dan final,” ujarnya pada Selasa (26/5/2026).
Selain pajak atas capital gain, BSI juga mengharapkan penghapusan PPh 22 untuk transaksi emas institusi. Saat ini, pembelian emas oleh kelompok institusi masih dibebani pajak sebesar 0,25%.
“Mungkin untuk pembelian emas individu belum dikenakan pajak, tapi untuk institusi dikenakan 0,25%.
Jadi kami memang mengusulkan untuk 0%, apalagi mungkin ditambah roadmap kita yang ke depannya akan fokus pada institusi juga,” kata Kinanti.
BSI juga mendorong penghapusan pajak atas transaksi emas nasabah dengan nilai di atas Rp 10 juta. Transaksi tersebut saat ini masih terkena tarif PPh 22 sebesar 0,25%.
“Kalau untuk yang regulasi mendesak kami highlight dari pajaknya saja, dan yang terakhir tadi di atas Rp 10 juta saat ini di 0,25% dan kami mengusulkan juga di 0%,” ucap Kinanti.
>>> 7 Inspirasi Nail Art Nuansa Nude untuk Clean Girl Aesthetic
Dampak bagi Ekspansi Bisnis Bullion
Peniadaan sejumlah pos pajak ini dinilai akan membawa dampak besar bagi ekspansi bisnis bullion. Terlebih, BSI berencana untuk mulai menggarap pasar institusi secara masif pada akhir tahun ini.
Update Terbaru
Mayapada Hospital Jakarta Timur Resmi Beroperasi di Jakarta Garden City
Sabtu / 11-07-2026, 00:15 WIB
Ponsel Saya Rusak Akibat Cuaca Panas, Begini Cara Memperbaikinya
Sabtu / 11-07-2026, 00:15 WIB
Indonesia Perketat Perlindungan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
Keluarga Bocah 6 Tahun Tewas Ditabrak di Pacific Beach Tempuh Jalur Hukum
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
Hakim Batasi Bukti di Sidang Pembunuhan Charlie Kirk, Istri Keberatan
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
Katy Perry Ajak Justin Trudeau Promosi Lagu Baru dengan Tarian
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
FanDuel Kirim Video Bryce Harper ke Penjudi Kecanduan, Laporan
Sabtu / 11-07-2026, 00:14 WIB
Bocah 10 Tahun di Kansas City Ditemukan Tewas di Kolam Setelah Berjalan dalam Tidur
Sabtu / 11-07-2026, 00:09 WIB
Pengacara Ben Crump Ragukan Teori Tenggelam Nolan Wells, Sebut Korban Bisa Berenang
Sabtu / 11-07-2026, 00:09 WIB
Vinicius Jr Frustrasi Usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 00:09 WIB
Dodge Siapkan Charger Sixpack Terbaru dengan Tenaga Lebih dari 550 HP
Sabtu / 11-07-2026, 00:08 WIB
Usai Geledah 13 Lokasi, Polisi Belum Umumkan Tersangka Kasus Batu Bara
Sabtu / 11-07-2026, 00:08 WIB
Andie Peci Meninggal, Tokoh Bonek dan Aktivis Buruh yang Perjuangkan Persebaya
Sabtu / 11-07-2026, 00:07 WIB
Polisi Ungkap Alasan Belum Tetapkan Tersangka Tiga Kasus Korupsi
Sabtu / 11-07-2026, 00:07 WIB







