Bagi kami, kolaborasi antara industri, pemerintah, dan institusi pendidikan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kunci utama dalam menciptakan ekosistem yang tangguh terhadap perubahan zaman sekaligus mampu menjawab tantangan ekonomi masa depan secara inklusif," ujarnya.

Penerapan ESG dan Program Berkelanjutan

Sebagai bagian dari penerapan ESG, pengelolaan lingkungan di Green Industrial Park KEK Industropolis Batang diperketat lewat regulasi ramah lingkungan.

Salah satu aturan tegas yang berlaku adalah larangan total terhadap penggunaan air tanah bagi semua perusahaan pengisi kawasan.

>>> Masjid Istiqlal Siapkan Penyembelihan Puluhan Hewan Kurban

Para pelaku industri di kawasan ini diwajibkan untuk mengalihkan pemenuhan kebutuhan operasional mereka dengan memanfaatkan air permukaan.

Selain itu, setiap tenant harus menerapkan sistem pengelolaan limbah secara terpadu demi menjaga kelestarian sumber daya alam sekitar.

AA Putu Ngurah Wirawan menyatakan bahwa akselerasi pertumbuhan ekonomi di kawasan industri tidak boleh mengabaikan aspek sosial.

Menurutnya, perkembangan bisnis yang pesat harus berjalan selaras dengan peningkatan taraf hidup warga lokal.

Manajemen menggunakan metode Sustainable Livelihood Approach (SLA) untuk melakukan penguatan ekonomi di area sekitar.

Program ini diarahkan khusus untuk membangun kemandirian ekonomi dan sosial di desa-desa penyangga yang berada di sekitar kawasan industri.

"Penghargaan ini menjadi motor penggerak bagi kami untuk terus melangkah lebih jauh. KEK Industropolis Batang berkomitmen penuh untuk membangun hubungan yang harmonis dan bertumbuh bersama masyarakat lokal," katanya.

AA Putu Ngurah Wirawan menerangkan bahwa program bertajuk Industropolis Bright mencakup berbagai sektor vital, mulai dari pendidikan, ketenagakerjaan, kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan UMKM.

Program ini didesain agar warga setempat menjadi elemen utama yang merasakan dampak positif dari pertumbuhan industri.

Melalui perolehan penghargaan ini, KEK Industropolis Batang menargetkan posisi sebagai salah satu percontohan kawasan industri hijau di Asia Tenggara.

Fokus utama kawasan ini mencakup keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kontribusi positif terhadap lingkungan serta sosial secara jangka panjang.

Upaya mewujudkan industri berkelanjutan di kawasan ini bukan hal baru.

KEK Industropolis Batang sebelumnya juga telah dianugerahi penghargaan Indonesia Corporate Sustainability (ICS) Award 2025 pada akhir tahun lalu atas komitmen serupa.

Di sisi lain, integrasi dan penyederhanaan tata kelola birokrasi pada berbagai skema wilayah produktif seperti Proyek Strategis Nasional (PSN) dan KEK terus didorong untuk memastikan kepastian investasi bagi para investor.

>>> Pakar Kesehatan Imbau Pasangan Siapkan Kehamilan Guna Cegah Pubertas Dini

Langkah integrasi ini dinilai krusial guna mencegah munculnya kompleksitas prosedur yang menghambat bisnis.