Khutbah Jumat 29 Mei 2026 tentang Haji Mabrur dan Ketakwaan

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِلْإِيْمَانِ وَالْإِسْلَامِ، وَجَعَلَ الْحَجَّ مِنْ أَعْظَمِ شَعَائِرِ الدِّيْنِ، نَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَنَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

Amma ba’du. Jamaah Jumat rahimakumullah, marilah kita meningkatkan ketakwaan kepada Allah Swt dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan bukan hanya tampak dalam ibadah yang terlihat manusia, tetapi juga dalam cara menjaga hati, lisan, serta sikap terhadap sesama.

Hari-hari ini jutaan kaum muslimin sedang berada di Tanah Suci. Mereka datang memenuhi panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji. Ada yang menunggu bertahun-tahun, ada pula yang mengumpulkan biaya sedikit demi sedikit demi bisa sampai ke Baitullah.

Allah Swt berfirman dalam Surah Ali Imran ayat 97:

وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا

Artinya: “Dan kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana.”

Ibadah haji bukan sekadar perjalanan jauh atau perpindahan tempat. Di dalamnya ada latihan kesabaran, keikhlasan, pengorbanan, dan ketaatan. Karena itu, tujuan terbesar dari ibadah haji bukan hanya gelar atau sebutan, melainkan menjadi hamba yang lebih taat setelah kembali dari Tanah Suci.

Rasulullah saw bersabda:

>>> Sosok Nadhif di Ulang Tahun Tasya Farasya Bikin Netizen Salah Fokus

اَلْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

Artinya: “Haji mabrur tidak ada balasan baginya selain surga.”

Jamaah yang dimuliakan Allah, para ulama menjelaskan bahwa tanda haji mabrur terlihat dari perubahan akhlak dan perilaku setelah pulang berhaji. Orang yang hajinya diterima akan lebih mudah menjaga salatnya, lisannya lebih terpelihara, dan kepeduliannya kepada sesama semakin besar.