Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah signifikan pada perdagangan sesi I, Selasa 26 Mei 2026.

Indeks saham domestik ini turun 56,66 poin atau 0,91 persen ke posisi 6.149,68.

>>> Kominfo Blokir 500 Aplikasi Game Penghasil Uang Palsu per Mei 2026

Pergerakan indeks terpantau fluktuatif sepanjang sesi pertama. Rentang area perdagangan berada di level 6.132 hingga 6.286.

Data Bursa Efek Indonesia mencatat volume perdagangan mencapai 15,32 miliar lembar saham. Nilai transaksi menyentuh Rp 9,12 triliun dengan frekuensi 1.215.837 kali transaksi.

Sebanyak 396 saham bergerak melemah dan 253 saham menguat. Sementara itu, 169 saham tidak berubah posisinya.

Indeks saham blue chip LQ45 ikut terperosok 1,18 persen.

Sektor Perindustrian Pimpin Pelemahan

Mayoritas sektor saham mengalami penurunan pada penutupan sesi pertama. Sektor perindustrian menjadi penekan utama setelah ambles 1,75 persen.

Barang konsumsi primer turun 1,63 persen. Sektor keuangan menyusut 1,35 persen.

Barang konsumsi non-primer melemah 1,24 persen dan sektor properti turun 1 persen.

Namun, penguatan masih terjadi pada sektor transportasi sebesar 0,85 persen. Barang baku naik 0,17 persen dan kesehatan menguat 0,04 persen.

>>> FIFA Jamin Visa Timnas Iran untuk Piala Dunia 2026

Mayoritas Bursa Asia Melemah

Pelemahan IHSG sejalan dengan mayoritas indeks saham Asia yang bergerak di zona merah.

Straits Times Singapura terkoreksi 0,3 persen. Nikkei Jepang terpangkas 0,31 persen.

Shanghai China anjlok 0,76 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong justru naik 0,34 persen.

Top Gainers dan Top Losers Sesi I

Di tengah pelemahan indeks, beberapa emiten mencatatkan lonjakan harga signifikan. Kenaikan berkisar 10 persen hingga 30 persen.

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) naik 30,68 persen ke Rp 115. PT Arthavest Tbk (ARTA) melonjak 23,5 persen ke Rp 2.470.

PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) menguat 19,83 persen ke Rp 139. PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) naik 13,92 persen ke Rp 90.

PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) naik 10,08 persen ke Rp 131.

Sebaliknya, saham-saham tertentu merosot tajam hingga terkena Auto Rejection Bawah (ARB). PT Tunas Alfin Tbk (TALF) terjungkal 14,87 persen ke Rp 830.

>>> Park Hang-seo Resmi Latih Klub Liga 2 Thailand Kanchanaburi FC

PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) jatuh 14,63 persen ke Rp 210.