Kehilangan iPhone tidak hanya soal perangkat mahal yang raib, tetapi juga risiko kebocoran data pribadi seperti foto, akun media sosial, mobile banking, email kerja, hingga dompet digital.

Apple mengungkap bahwa banyak pengguna iPhone belum mengetahui fitur keamanan bawaan yang dirancang khusus untuk menghadapi skenario pencurian.

>>> Canon Luncurkan EOS R6 V, Kamera Khusus Kreator Konten Video

Beberapa fitur bahkan membuat iPhone hampir tidak berguna di tangan pencuri. Berikut tujuh fitur keamanan yang wajib diketahui.

1. Aktifkan Stolen Device Protection

Fitur ini menjadi senjata utama Apple melawan pencurian iPhone.

Stolen Device Protection meminta autentikasi biometrik dan memberi jeda waktu hingga satu jam sebelum perubahan password Apple ID atau Face ID dapat dilakukan di lokasi yang tidak dikenal.

Waktu tersebut memberi kesempatan bagi pemilik asli untuk melacak, mengunci, atau menghapus data perangkat dari jarak jauh.

2. Pastikan Find My Selalu Menyala

Find My sangat penting untuk melacak perangkat yang hilang atau dicuri.

Fitur ini menjalankan Activation Lock yang membuat iPhone tidak bisa di-reset atau digunakan tanpa Apple ID milik pemilik asli.

Meskipun perangkat berhasil dihapus datanya, pencuri tetap tidak bisa mengaktifkan ulang iPhone tersebut.

3. Gunakan eSIM

Apple menyarankan pengguna beralih ke eSIM yang tertanam langsung di perangkat. eSIM jauh lebih sulit dinonaktifkan pencuri dibanding kartu SIM fisik yang bisa dicabut dalam hitungan detik.

Dengan koneksi yang tetap aktif, lokasi iPhone masih bisa dipantau melalui Find My, bahkan tetap dapat mengirim sinyal lokasi meskipun mode pesawat diaktifkan atau perangkat dimatikan selama baterai masih tersedia.

>>> PT Medela Potentia Tbk Ekspansi Layanan Kesehatan ke Kamboja