IASC dan 9 Negara Tangkap 3.018 Tersangka Penipuan Digital Lintas Negara
Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) bersama otoritas dari sembilan negara berhasil menangkap 3.018 tersangka dalam operasi pemberantasan penipuan digital lintas negara.
Operasi bernama FRONTIER+ ini berlangsung dari 10 Maret hingga 7 Mei 2026. Lebih dari 3.200 personel dikerahkan dalam operasi tersebut.
>>> IHSG 25 Mei 2026 Ditutup Menguat ke 6.206 meski Asing Catat Net Sell Rp 2,22 Triliun
Jaringan Penipuan Digital Dibongkar
Para tersangka berusia antara 13 hingga 85 tahun. Mereka diduga terlibat dalam berbagai modus penipuan, seperti belanja daring, pekerjaan, investasi bodong, dan penipuan mengatasnamakan pejabat.
Selain yang sudah ditangkap, sebanyak 7.553 orang masih dalam proses penyelidikan. Operasi ini mengungkap lebih dari 138 ribu kasus penipuan digital.
Total kerugian korban diperkirakan mencapai 752 juta dolar AS atau setara Rp13,229 triliun.
Pembekuan Rekening dan Penyitaan Dana
Petugas membekukan sekitar 102 ribu rekening bank yang terkait penipuan. Dana hasil kejahatan senilai lebih dari 161 juta dolar AS (Rp2,832 triliun) juga disita.
>>> Umat Islam Kumandangkan Takbiran Idul Adha 2026 Mulai 26 Mei
Sekretariat Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal, Hudiyanto, menyatakan operasi ini bertujuan memperkuat koordinasi antarnegara dalam memberantas penipuan lintas negara.
"Operasi bersama ini digelar untuk memperkuat koordinasi antarotoritas dalam memberantas penipuan lintas negara yang semakin berkembang secara global," ujar Hudiyanto, Selasa (26/5/2026).
FRONTIER+ merupakan platform kolaborasi yang melibatkan perwakilan anti scam centre dari 14 yurisdiksi, termasuk Australia, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat.
Platform ini berfungsi sebagai wadah pertukaran informasi dan intelijen secara real-time. Ke depan, jumlah negara peserta akan diperluas untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum.
>>> Harga Emas Dunia Melemah akibat Ketegangan Geopolitik AS dan Iran
IASC optimistis upaya penanganan penipuan online lintas negara akan semakin efektif dalam melindungi masyarakat dan stabilitas sektor keuangan.
Update Terbaru
JARTATEL Resmi Dibentuk, Fokus Kawal Regulasi dan Infrastruktur Telekomunikasi
Jumat / 10-07-2026, 19:10 WIB
TOP 50 Program dengan Rating TV Terbaik Hari ini 11 Juli 2026 ada Terikat Janji Turun Posisi 3
Jumat / 10-07-2026, 19:00 WIB
Komunitas di Carolina Utara Perketat Pembatasan Air Akibat Kekeringan Ekstrem
Jumat / 10-07-2026, 18:57 WIB
Rockstar Games Umumkan Heist Baru GTA Online: The Kortz Center
Jumat / 10-07-2026, 18:56 WIB
Banjir Bandang Landa Negara Bagian Heartland Akibat Front Dingin Lambat
Jumat / 10-07-2026, 18:56 WIB
Chevrolet Tingkatkan Produksi Corvette Grand Sport 2027 Setelah Peluncuran
Jumat / 10-07-2026, 18:56 WIB
Cara Menilai Kelayakan Beli iPhone 15 di 2026 Saat Harganya Turun
Jumat / 10-07-2026, 18:56 WIB
Futures AS Turun Akibat Konflik Timur Tengah dan Debut Saham SK Hynix
Jumat / 10-07-2026, 18:55 WIB
Pangeran Harry Promosikan Invictus Games 2027 di Birmingham
Jumat / 10-07-2026, 18:54 WIB
Prancis Kalahkan Maroko, Lolos ke Semifinal Piala Dunia
Jumat / 10-07-2026, 18:54 WIB
Nintendo Cari Engineer Display Senior untuk Dukung VRR di TV Mode Switch 2
Jumat / 10-07-2026, 18:50 WIB
Cara Menemukan Harta Karun Salt Lagoon di Black Flag Resynced
Jumat / 10-07-2026, 18:50 WIB
Belanja Back to School 2026 Makin Cerdas, Lazada Dorong Orang Tua Terapkan Intentional Shopping
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB
Deloitte: UAP Bukan Lelucon, Ancaman Nyata bagi Ekonomi Global
Jumat / 10-07-2026, 18:49 WIB







