>>> Jaecoo Tahan Harga Mobil di Indonesia Hadapi Pelemahan Rupiah

Pengguna disarankan membuka tuas gas bertahap dan menjaga pola berkendara stabil agar daya baterai lebih efisien.

Untuk memperpanjang usia pakai baterai, pengguna disarankan mempertahankan kapasitas daya di kisaran 20 hingga 80 persen. Hindari juga muatan yang terlalu berat.

Pemilik kendaraan tidak disarankan mencuci motor dengan steam air bertekanan tinggi. Risiko kerusakan komponen kelistrikan dapat terjadi.

Pentingnya Standar dan Keamanan Baterai

Prof. Evvy Kartini, Founder of National Battery Research Institute, menyoroti aspek keselamatan komponen daya. Di Indonesia, bentuk baterai kendaraan listrik masih berbeda-beda karena belum ada standar seragam.

Setiap pabrikan memiliki desain dan spesifikasi baterai sendiri.

Baterai motor listrik terdiri dari kumpulan sel kecil dengan spesifikasi bervariasi, mulai dari 48 volt, 60 volt, hingga 72 volt.

Baterai memiliki risiko tinggi jika tidak ditangani dengan benar.

Jika disimpan tanpa prosedur aman atau belum dalam kondisi fully discharge, bisa terjadi thermal runaway yang memicu kebakaran.

Risiko kebakaran akibat overcharging juga membahayakan keselamatan. Asap dan gas dari pembakaran baterai dapat merusak paru-paru jika terhirup.

Prof. Evvy menambahkan, baterai kendaraan roda dua harus melalui pengujian ketat sebelum dipasarkan.

Pengujian tersebut meliputi mechanical drop test, mechanical shock test, vibration test, over temperature test, hingga fire resistance test.

>>> Drifter Kembar Alby dan Athariz Naik Kelas ke Kategori PRO AM

Ketika pengguna lupa mencabut charger semalaman, baterai tidak boleh meledak karena harus memiliki sistem proteksi.