Penjualan segmen mobil murah ramah lingkungan (LCGC) di Indonesia mulai menunjukkan pemulihan pada April 2026. Sebelumnya, pasar sempat melemah selama periode libur Lebaran.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat wholesales LCGC pada April 2026 mencapai 8.992 unit.

>>> Changan Luncurkan Deepal S05 REEV untuk Percepat Elektrifikasi di Indonesia

Total distribusi mobil nasional pada bulan yang sama tercatat 80.776 unit, naik 31,8 persen dibanding Maret 2026.

Kinerja Kumulatif Masih Tertekan

Meski ada kenaikan bulanan, akumulasi penjualan LCGC Januari–April 2026 hanya 37.823 unit.

Angka ini turun sekitar 25 persen secara tahunan dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 50.416 unit.

Sales & Marketing and After Sales Director Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, menyebut 70 persen konsumen LCGC adalah first time buyer.

Segmen ini sangat sensitif terhadap perubahan harga.

>>> Gunther Werks Speedster Blue Phoenix Dilelang di Monterey

“Selain itu, daya beli masyarakat saat ini juga menurun, ditambah kondisi geopolitical issue yang masih terjadi,” ujar Billy.

Honda mengandalkan Brio Satya untuk bersaing di pasar LCGC. Model ini membidik konsumen muda dan pembeli mobil pertama.

Untuk menjaga minat, Honda berkolaborasi dengan perusahaan pembiayaan guna menghadirkan skema cicilan terjangkau.

“Kami terus berusaha menyiapkan strategi pembiayaan yang dapat memudahkan konsumen,” kata Billy.

Daftar LCGC Terlaris April 2026

Berdasarkan data Gaikindo, Toyota Calya memimpin pasar LCGC dengan penjualan 3.076 unit. Daihatsu Sigra berada di posisi kedua dengan 2.331 unit.

>>> Xpeng Indonesia Siapkan Mobil Listrik Baru untuk GIIAS 2026

Honda Brio Satya menempati peringkat ketiga dengan distribusi 1.522 unit. Disusul Toyota Agya (1.449 unit) dan Daihatsu Ayla (614 unit) di posisi keempat dan kelima.