Produsen otomotif Changan menghadirkan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) melalui peluncuran Deepal S05 REEV pada April 2026.

Langkah ini diambil untuk merespons transisi kendaraan listrik di Indonesia yang masih terkendala infrastruktur pengisian daya.

>>> Gunther Werks Speedster Blue Phoenix Dilelang di Monterey

Sistem REEV mengandalkan motor listrik sepenuhnya, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai generator pengisi daya baterai.

Meskipun menggunakan bahan bakar minyak, emisi gas buang varian ini diklaim jauh lebih rendah dibandingkan mobil konvensional.

Solusi Transisi Kendaraan Listrik

Direktur Utama Changan Indonesia, Setiawan Surya, menjelaskan bahwa teknologi REEV memberikan kenyamanan ekstra bagi pengemudi dalam masa peralihan menuju transportasi rendah emisi.

"Kami memahami transisi ke kendaraan listrik masih membutuhkan adaptasi. Teknologi REEV hadir untuk memberikan pengalaman berkendara listrik dengan rasa aman dan fleksibilitas tinggi," ujarnya.

>>> Xpeng Indonesia Siapkan Mobil Listrik Baru untuk GIIAS 2026

Teknologi ini berbeda dengan Hybrid Electric Vehicle, Plug-in Hybrid Electric Vehicle, maupun Battery Electric Vehicle.

Generator internal pada REEV secara efektif mengurangi kekhawatiran jarak jauh ketika akses stasiun pengisian kendaraan listrik masih minim.

Deepal S05 REEV tetap mempertahankan sensasi berkendara yang senyap, halus, dan responsif.

>>> Dishub DKI Tiadakan Ganjil Genap saat Libur Idul Adha 27-28 Mei 2026

Changan Indonesia berharap teknologi ini dapat mendukung percepatan elektrifikasi di Indonesia dengan solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat saat ini.