Xpeng Indonesia bersiap memperkenalkan minimal satu model mobil listrik baru pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Langkah ini diambil untuk memperluas penetrasi pasar domestik.

>>> Dishub DKI Tiadakan Ganjil Genap saat Libur Idul Adha 27-28 Mei 2026

Rencana ekspansi tersebut menyusul peluncuran crossover G6 Pro hasil rakitan lokal di Purwakarta, Jawa Barat.

Kepastian mengenai lini produk anyar disampaikan langsung oleh CEO Xpeng Indonesia, Iki Wibowo, saat berada di Bogor.

"GIIAS (2026) sudah ada sih (mobil baru). Minimal satu (model)," kata Iki Wibowo.

Pernyataan itu memicu spekulasi mengenai model yang akan diboyong. Xpeng memiliki portofolio global seperti sedan premium pintar P7 dan flagship SUV GX.

Model P7 sempat dipajang di IIMS 2026 untuk menguji respons pasar. Namun, manajemen menyatakan konsumen masih harus bersabar karena pabrikan pusat belum menyediakan konfigurasi kemudi kanan.

>>> Polri Siapkan SIM Digital Terintegrasi Aplikasi Korlantas

"P7 saat ini belum ada produksi setir kanan. Kalau nanti ada, kita akan kaji juga pasarnya.

Animonya cukup bagus," ujar Iki.

Perhatian pasar global juga tertuju pada SUV listrik ultra-mewah tiga baris Xpeng GX. Model itu mencatat rekor pemesanan 24.863 unit dalam 12 jam.

Peluang masuknya Xpeng GX ke Indonesia bergantung pada ketersediaan varian kemudi kanan secara global. Hingga kini, lini produk global yang sudah mengadopsi setir kanan masih terbatas.

"Sejauh ini yang sudah ada setir kanan baru X9 dan G6. Selama ada setir kanannya, kita akan pertimbangkan," tutur Iki.

>>> Subsidi Motor Listrik Juni 2026 Dinilai Tidak Tepat Sasaran

Peluang kehadiran model mutakhir seperti Xpeng GX di masa depan tetap terbuka. Hal itu menunggu volume pasar kumulatif di tingkat regional dinilai cukup ekonomis oleh prinsipal pusat.