Jadi, untuk mengatakan bahwa saya akan pergi ke (Piala Dunia) lagi… ya, ini luar biasa," tutur Semenyo.

Pertandingan melawan Inggris dinilai Semenyo akan berjalan normal, namun ia memiliki motivasi besar untuk membuktikan kualitas timnya di hadapan rekan-rekannya.

"Ini akan terasa normal. Saya tidak berpikir saya akan merasakan apa pun.

Saya pikir jika ada, saya hanya ingin menang, dan membuktikan bahwa kami bisa bersaing dengan negara-negara top.

Saya tidak berpikir itu mengubah apa pun bagi saya, tapi saya tahu bermain melawan teman-teman saya, saya ingin membuktikan maksud saya.

Saya ingin menunjukkan bahwa kami adalah negara top, kami bisa bermain bersama, dan kami bisa mengalahkan semua tim top," kata Semenyo.

Semenyo juga menceritakan memori masa kecilnya saat menyaksikan perjuangan Ghana di Piala Dunia 2010 saat kalah 0-1 dari Jerman dan drama handsball Luis Suarez melawan Uruguay.

"Saat kami bermain melawan Jerman di 2010, saya pikir kami kalah (1-0). Kami bermain sangat baik.

Jelas, Jerman memiliki kualitas hebat dan akhirnya mencetak gol, tapi saya ingat pertandingan itu dengan jelas. Seperti: 'Wow, kami benar-benar negara top.

Kami bisa bersaing dengan semua negara ini'. Jelas, pertandingan Uruguay saya ingat cukup baik.

Saya menonton pertandingan itu bersama keluarga. Saya ingat berada di rumah paman saya dan kami berteriak.

Setelah handsball (Luis Suarez), berpikir: 'Ya Tuhan, kami akan lolos'. Dan kemudian, penalti (yang diambil Asamoah Gyan dengan tendangan terakhir pertandingan) gagal.

Tapi kami tetap bersaing dengan baik," papar Semenyo.

Kegagalan lolos ke Piala Afrika (AFCON) 2025 menjadi kekecewaan besar bagi skuad, namun kegagalan tersebut telah ditebus dengan keberhasilan mengamankan tiket Piala Dunia 2026.

"Kami sangat frustrasi karena tidak lolos. Itu sangat, sangat berat.

Tapi saya merasa kami telah memperbaikinya dalam hal lolos ke Piala Dunia. Tapi, kami tidak hanya datang ke Piala Dunia, kami ingin bersaing di semua level.

Saya rasa semua orang di tim siap untuk pergi. Bagi kami, kami bisa bersaing dengan tim-tim ini.

>>> Manchester City Bangun Patung dan Ganti Nama Tribun untuk Pep Guardiola

Ini hanya [tentang] memenangkan pertandingan, bersenang-senang dan menunjukkan kepada negara apa yang bisa kami lakukan," pungkas Semenyo.