Pelatih Maroko Akui Kualitas Individu Mbappe Jadi Pembeda
Timnas Maroko harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Prancis 0-2 pada babak perempat final.
Pertandingan yang berlangsung di Boston Stadium, Jumat (10/7/2026), menampilkan dominasi Les Bleus yang akhirnya memastikan kemenangan berkat aksi individu Kylian Mbappe dan gol Ousmane Dembele.
>>> Kerim Memija Resmi Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi
Pelatih Singa Atlas, Mohamed Ouahbi, mengakui bahwa kualitas individu pemain Prancis, khususnya Mbappe, menjadi pembeda.
"Kami harus mengakui bahwa kami menghadapi lawan yang sangat bagus," ujar Ouahbi usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa Maroko kesulitan menghadapi intensitas permainan Prancis di babak pertama, namun penyelamatan penalti Bounou membuat mereka tetap bertahan.
Aksi Individu Mbappe
Ouahbi menilai timnya tampil lebih baik setelah turun minum, dengan penguasaan bola yang lebih tenang dan tekanan kepada lawan.
Namun, semua berubah berkat aksi individu Mbappe yang membuka jalan bagi kemenangan Prancis.
"Pada babak kedua kami bertahan lebih baik dan lebih tenang saat menguasai bola, namun pada akhirnya, itu ditentukan oleh aksi individu luar biasa dari Mbappe," jelasnya.
Gol Mbappe dan tambahan gol Dembele memastikan Prancis melangkah ke semifinal.
>>> Febrie Buka Suara soal Keterkaitan Jampidsus dengan Kasus Blackout
Tetap Bangga dengan Perjuangan Tim
Meski gagal melaju ke empat besar, Ouahbi tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya sepanjang turnamen.
Ia mengungkapkan Maroko menghadapi berbagai tantangan, mulai dari badai cedera hingga kondisi fisik pemain yang menurun akibat padatnya jadwal.
Keterbatasan opsi pemain di bangku cadangan juga menjadi kendala saat tim berusaha mengejar ketertinggalan.
"Tentu kami ingin menang dan sudah melakukan segalanya, tetapi kami menghadapi lawan yang sangat sulit," ucapnya.
Ouahbi optimistis masa depan sepak bola Maroko tetap cerah.
Ia menilai pencapaian Singa Atlas di Piala Dunia 2026 menjadi inspirasi bagi masyarakat Maroko, Afrika, dan dunia Arab.
>>> Macron Bangga Prancis Lolos Semifinal Piala Dunia 2026
"Banyak orang melihat diri mereka pada tim ini, dan kami akan terus bekerja untuk memenangkan gelar di masa depan," pungkasnya.
Update Terbaru
Mantan Menteri Inggris Ann Widdecombe Meninggal di Usia 78 Tahun
Jumat / 10-07-2026, 13:42 WIB
Wabah Ebola di Kongo Tewaskan 600 Orang, Konflik dan Pemotongan Bantuan Perparah Krisis
Jumat / 10-07-2026, 13:40 WIB
7 Game Penghasil Uang Terbaik 2026, Saldo Dana Gratis Bisa Cair
Jumat / 10-07-2026, 13:40 WIB
Cara Cek Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:39 WIB
Cha Woo Min Cedera Saat Syuting Study Group 2, Dilarikan ke Rumah Sakit
Jumat / 10-07-2026, 13:36 WIB
Coba Cari "Erling Haaland" di Google, Muncul Doodle Viking Interaktif
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Menperin Tawarkan 180 Kawasan Industri ke Investor Rusia di INNOPROM 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Jampidsus Bantah Isu Mundur, Klaim Masih Dapat Perintah Selesaikan Perkara
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Prabowo Luncurkan BBM B50, Ini Dampaknya pada Mobil Diesel
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
5 Fakta Menarik Jelang Spanyol vs Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Apa Itu Intensive Parenting? Kenali Manfaat dan Risikonya
Jumat / 10-07-2026, 13:35 WIB
Kylian Mbappe Geser Lionel Messi dari Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Jumat / 10-07-2026, 13:34 WIB
Bos Agrinas Buka Suara soal Keluhan Gaji Pengelola Kopdes Merah Putih
Jumat / 10-07-2026, 13:34 WIB
Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif TC Timnas Indonesia di Bali
Jumat / 10-07-2026, 13:29 WIB







