Pelatih asal Jerman, Enrico Maassen, berambisi membawa FC St Gallen meraih trofi Piala Swiss.

Pertandingan final akan digelar melawan klub kasta kedua Stade Lausanne-Ouchy di Stadion Wankdorf pada Minggu (24/5/2026).

>>> Ajax Amsterdam Amankan Tiket Liga Konferensi Eropa Lewat Adu Penalti

Maassen memiliki peluang besar untuk meraih gelar profesional pertamanya sebagai pelatih. Ia baru saja mengantarkan FC St Gallen finis sebagai runner-up Liga Swiss musim ini.

Prestasi tersebut diraih melalui rekor klub berupa raihan 70 poin. Raihan itu mengungguli tim-tim besar seperti FC Basel, Young Boys Bern, dan FC Zurich.

FC St Gallen memikul beban sejarah yang cukup besar.

Klub hanya mampu memenangkan satu gelar juara dalam 57 tahun terakhir dan menelan kekalahan dalam empat laga final kompetisi ini sejak 1969.

Keyakinan Maassen Menghadapi Final

Maassen yang mulai menangani klub Swiss utara tersebut sejak tahun 2024 memberikan pandangannya terkait kekuatan lawan. "Kami adalah favorit, tapi itu tidak memberikan jaminan.

Lausanne telah menyingkirkan beberapa klub kasta pertama," ujar Maassen.

Kondisi internal tim saat ini dilaporkan sangat kondusif.

Metode pendekatan Maassen yang menerapkan tantangan kecil di ruang ganti, seperti pemberian hari libur ekstra untuk kemenangan tandang tanpa kebobolan, berhasil meningkatkan motivasi pemain.

Antusiasme tinggi juga dirasakan oleh seluruh elemen tim dan suporter daerah setempat. "Tim sangat bersemangat, ada kerinduan untuk memenangkan sesuatu.

Seluruh wilayah mendambakannya. Saya tidak perlu banyak imajinasi untuk membayangkan apa yang akan terjadi jika kami meraihnya," kata Maassen menambahkan.

Perjalanan Karier Maassen

Sebelum berkarier di Swiss, Maassen sempat melatih Augsburg di Bundesliga Jerman. Ia berhasil meloloskan tim dari degradasi pada musim 2024 sebelum akhirnya dipecat pada bulan Oktober berikutnya.