Presiden Direktur Axioo Indonesia, Michael Sugiarto, menyatakan bahwa integrasi ekosistem AI ini dirancang untuk target pasar berskala personal hingga pusat data.

Hal ini demi mendukung kedaulatan data nasional. "AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi kebutuhan bisnis hari ini," ujarnya.

Pihak manajemen menambahkan bahwa sektor korporasi di Indonesia membutuhkan sistem kecerdasan buatan yang memiliki regulasi kontrol data yang aman serta ditopang oleh fasilitas lokal.

"Kami melihat adanya kebutuhan besar akan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan enterprise Indonesia, memiliki kontrol data yang lebih baik, serta didukung infrastruktur lokal yang kuat," kata Michael Sugiarto.

Kemitraan strategis dengan penyedia infrastruktur lokal ini diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi mutakhir bagi para pelaku industri di tanah air.

>>> China Blokir Distribusi Kartu Grafis Nvidia RTX 5090D V2

"Karena itu, Axioo bersama Primacom berkomitmen dalam pengembangan fondasi AI yang tidak hanya powerful secara teknologi, tetapi juga relevan untuk industri nasional," sambung Michael Sugiarto.