PT Tera Data Indonusa Tbk (Axioo Indonesia) meluncurkan lini solusi Artificial Intelligence (AI) terintegrasi pada Kamis (21/5/2026) di Indonesia.

Langkah ini diambil untuk menghadapi tantangan pasar akibat lonjakan harga perangkat komputer yang dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

>>> Kecerdasan Buatan Mulai Gantikan Layanan Drive Thru Restoran Cepat Saji

Kenaikan harga barang elektronik, seperti komputer dan smartphone, terjadi karena transaksi pembelian komponen seperti memori, perangkat keras, hingga perangkat lunak masih bergantung pada mata uang dolar AS.

Hal ini sebagaimana dilansir dari Selular.

Wakil Presiden Axioo Indonesia, Timotius Theopelus, membenarkan adanya fenomena kenaikan harga perangkat komputasi di pasar domestik.

"Sebenarnya kenaikan komponen komputer atau laptop tidak hanya dipengaruhi oleh rupiah yang melemah," ujarnya pada Kamis (22/5/2026).

Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa tingginya permintaan pasar global terhadap teknologi kecerdasan buatan memicu dampak turunan pada ketersediaan suku cadang manufaktur.

"Kenaikan harga saat ini juga dipengaruhi oleh kelangkaan memori seperti RAM karena permintaan AI yang sangat banyak," ungkap Timotius Theopelus.

Ekspansi ke Sektor AI

Guna merespons krisis pasokan komponen tersebut, produsen laptop lokal ini memperluas cakupan bisnisnya ke sektor AI. Ekspansi ini mencakup penyediaan perangkat keras, perangkat lunak, hingga infrastruktur komputasi.

Strategi baru ini diwujudkan lewat penandatanganan kerja sama dengan PT Primacom Interbuana.

>>> Vino G. Bastian dan Marsha Timothy Jadi Rival di Ayah, Aku Mau Cerita

Kerja sama ini bertujuan membangun solusi AI korporat berbasis infrastruktur domestik, yang turut disaksikan oleh perwakilan AMD, Intel, dan NVIDIA.

Langkah ekspansi ini menandai perubahan arah bisnis perusahaan setelah bergerak selama tiga dekade dalam industri manufaktur perakitan, distribusi perangkat, dan layanan purna jual di dalam negeri.