Acer Indonesia memantau respons pasar menjelang peluncuran laptop kompetitor di kisaran harga Rp10 jutaan pada Jumat (22/5/2026).

Langkah ini diambil sebelum perusahaan menentukan strategi di segmen laptop tipis berbasis produktivitas.

>>> Oppo Luncurkan Enco Air 5 dengan Peredam Bising 52dB dan Baterai 54 Jam

Persaingan di pasar PC nasional semakin ketat. Produsen laptop kini mengadopsi strategi agresif untuk menjangkau pengguna muda, pekerja hybrid, dan kreator konten pemula.

Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia, Matius Tirtawirya, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya melihat faktor harga.

Evaluasi mendalam akan dilakukan untuk menilai pengalaman penggunaan perangkat kompetitor.

"Pertama kita akan melihat reaksi market dulu. Karena kita akan monitor di situ.

Ketika nanti hasilnya bagus ataupun tidak, pastinya Acer juga akan melihat apakah Acer akan membuat yang sama di range harga seperti itu," ujar Matius.

>>> POCO Pad C1 Muncul di Situs Resmi, Tablet Murah Terbaru Siap Masuk Indonesia

Manajemen Acer menegaskan fokus utama tetap pada kualitas, stabilitas sistem, performa, dan kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan konsumen. Harga terjangkau dinilai belum cukup tanpa pengalaman penggunaan yang optimal.

"Kalau misalkan pengalaman pengguna di range harga seperti itu dengan spesifikasi seperti itu kurang memuaskan, mungkin kita tidak akan mengeluarkan solusi serupa.

Tapi poin utamanya adalah pengalaman pengguna," lanjut Matius.

Keputusan Acer untuk menghadirkan produk di kelas harga tersebut masih bergantung pada dinamika konsumen.

>>> iQoo Luncurkan Tablet Gaming Pad 6 Pro dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Dalam beberapa tahun terakhir, Acer aktif memperluas portofolio laptop gaming, AI PC, dan laptop produktivitas tipis dengan fitur kecerdasan buatan.