Pelemahan Rupiah Tekan Harga Laptop Acer di Indonesia
Produsen teknologi Acer mengakui bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mulai memberikan tekanan signifikan pada harga jual laptop di pasar Indonesia.
Dampak dari fluktuasi kurs ini dirasakan oleh seluruh merek perangkat teknologi yang mengandalkan komponen serta produk impor.
>>> Pengiriman Smartphone di Indonesia Merosot 9 Persen pada Kuartal I 2026
Penyesuaian harga perangkat teknologi sebenarnya sudah mulai berjalan sejak tahun lalu. Hal ini tidak semata-mata dipicu oleh penurunan nilai mata uang rupiah baru-baru ini.
Berdasarkan laporan dari Selular, dinamika kurs global tetap memegang peran sebagai salah satu faktor penentu utama kenaikan tersebut.
Strategi penentuan harga yang kompetitif kini tengah diupayakan oleh manajemen demi mempertahankan minat konsumen di pasar domestik.
Hal tersebut krusial mengingat biaya produksi dan distribusi terus membubung tinggi akibat ketergantungan pada rantai pasok internasional.
"Kalau dampak itu pasti ya, karena bagaimanapun juga produk impor.
Yang kami jaga adalah bagaimana harga tetap kompetitif di market supaya konsumen Acer tetap memilih produk Acer," ujar Matius Tirtawirya, Consumer and Gaming Notebook Product Manager Acer Indonesia.
>>> Acer Luncurkan Tiga Laptop Swift AI Terbaru di Indonesia
Kenaikan harga laptop di pasar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tercatat berada pada kisaran 10 persen jika dibandingkan dengan posisi harga pada Desember tahun lalu ataupun periode sebelumnya.
Lonjakan ini terlihat langsung lewat perubahan banderol harga di berbagai platform penjualan perangkat elektronik.
Saat ini segmen harga Rp8 juta hingga Rp10 juta dilaporkan masih mendominasi sebagai pasar terbesar untuk komoditas laptop di tanah air.
Fluktuasi nilai tukar berpengaruh langsung pada biaya pengadaan barang, khususnya pada kategori laptop premium dan perangkat AI berspesifikasi tinggi.
Kendati dihadapkan pada tekanan ekonomi global, potensi pertumbuhan pasar komputasi di Indonesia dinilai tetap besar.
>>> Vendor Ponsel China Tiru Desain Bocoran iPhone Lipat dan Liquid Glass
Acer memproyeksikan permintaan yang kuat akan terus datang dari sektor perangkat produktivitas dan komputer berbasis kecerdasan buatan atau AI PC.
Update Terbaru
Insurance Class di Jogja Financial Festival 2026: Kunci Muda Kaya Raya, Tua Sejahtera
Kamis / 21-05-2026, 19:09 WIB
Polisi Temukan Kokain Rp137 M di Produk Skims Milik Kim Kardashian
Kamis / 21-05-2026, 19:08 WIB
Harvard Setop Bagi-Bagi Nilai A ke Mahasiswa, Ada Apa?
Kamis / 21-05-2026, 19:08 WIB
Penyebab Urat Tangan Menonjol: Usia, Olahraga, hingga Tanda Penyakit
Kamis / 21-05-2026, 19:08 WIB
Ahli Ungkap Air Comberan Jadi Sumber Kanker dan Virus Berbahaya
Kamis / 21-05-2026, 19:08 WIB
Rahasia Diet Model Victoria's Secret: Makanan Ini Wajib Dihindari
Kamis / 21-05-2026, 19:04 WIB
9 Benda Pembawa Sial yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Rumah
Kamis / 21-05-2026, 19:03 WIB
Bethsaida Hospital Luncurkan MRI 3T Berbasis AI untuk Deteksi Penyakit Lebih Akurat
Kamis / 21-05-2026, 19:03 WIB
SC Heerenveen Tantang FC Utrecht di Semifinal Play-off Eredivisie
Kamis / 21-05-2026, 19:03 WIB
Toyota Perluas Cakupan Suku Cadang Alternatif T-OPT untuk Lebih Banyak Model
Kamis / 21-05-2026, 19:03 WIB
Ponsel Gold T1 Trump Dikritik karena Mirip Produk China
Kamis / 21-05-2026, 18:59 WIB
AMD Luncurkan Chip Ryzen AI Max 400 Gorgon Halo dengan RAM 192GB
Kamis / 21-05-2026, 18:58 WIB
Lenovo Legion Y70 2026 Resmi Meluncur dengan Baterai 8000 mAh
Kamis / 21-05-2026, 18:58 WIB






