Bethsaida Hospital Gading Serpong resmi memperkenalkan Sistem Pemindaian MRI 3.0 Tesla (3T) SIGNA™ Hero berbasis Artificial Intelligence (AI) dari GE HealthCare.

Inovasi ini merupakan sistem pemindaian generasi terbaru yang diklaim mampu menghadirkan hasil pencitraan lebih tajam, proses pemeriksaan lebih cepat, dan pengalaman yang lebih nyaman bagi pasien.

>>> Download dan Nonton Film Kamu Harus Mati (2026) bukan LK21 tapi di Bioskop: Ungkap Teror Psikologis dan Misteri Arwah Masa Lalu

Kehadiran teknologi ini menjadi langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat layanan diagnostik modern di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pemeriksaan medis yang presisi dan efisien.

Keunggulan Teknologi AI

CEO GE HealthCare Indonesia, Kriswanto Trimoeljo, menyebut sistem ini mampu mempercepat waktu pemeriksaan hingga 50% dibandingkan teknologi konvensional.

“Teknologi AI seperti Sonic DL dan AIR Recon DL dapat membantu meningkatkan kualitas gambar secara signifikan, mempercepat waktu pemeriksaan, serta memberikan pengalaman pemeriksaan yang lebih baik bagi pasien,” kata Kriswanto saat peluncuran MRI 3 Tesla di Bethsaida Hospital Gading Serpong, Tangerang, Kamis (21/5/2026).

Teknologi ini juga diklaim mampu menghasilkan gambar hingga 60% lebih tajam dibandingkan MRI konvensional.

Dengan detail visualisasi yang lebih baik, dokter dapat melakukan evaluasi dan menentukan terapi secara lebih presisi.

Kriswanto berharap kehadiran alat ini bisa mendorong semakin banyak orang yang memeriksa kesehatannya di rumah sakit di Indonesia dibandingkan ke negara lain.

Menurutnya, penting bagi masyarakat untuk memeriksakan kesehatan di Indonesia dan membantu devisa negara.

Komitmen Layanan Kesehatan

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, Margareth Aryani Santoso, mengatakan bahwa inovasi ini bagian dari komitmen rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan dengan teknologi mutakhir.