Analis Ungkap Penyebab Nokia Kehilangan Dominasi Pasar Ponsel Dunia
Dominasi Nokia di pasar ponsel dunia runtuh setelah Apple meluncurkan iPhone pada 2007.
Data Gartner menunjukkan pangsa pasar smartphone Nokia mencapai 49,4 persen pada 2007, lalu merosot menjadi 3 persen pada paruh pertama 2011.
>>> DPR Tetapkan 68 RUU Prioritas 2026, Fokus pada Tata Kelola Digital
Menurut analis CCS Insight, Ben Wood, Nokia sangat identik dengan industri ponsel pada era 1990-an hingga awal 2000-an.
Orang lebih sering menyebut nomor model seperti 3210 daripada mereknya.
Kemunculan iPhone mengubah arah industri. Nokia dinilai terlalu percaya diri dan mengabaikan pentingnya software.
Wood mengatakan Nokia merasa tidak mungkin melakukan kesalahan.
Nokia unggul dalam inovasi perangkat keras, sementara Apple menempatkan software sebagai pusat pengalaman pengguna. Sistem operasi Symbian milik Nokia tidak mampu mengejar iOS.
Masalah Internal Nokia
Penelitian dari Universitas Aalto dan INSEAD Singapura mengungkap budaya kerja yang mencekam di Nokia. Wawancara dengan 76 manajer dan engineer menunjukkan para pemimpin memiliki sikap tempramental.
Manajer tingkat menengah takut melaporkan kondisi riil, terutama terkait kegagalan target penjualan. Eksekutif juga khawatir mengakui kelemahan Symbian karena takut ditinggalkan investor dan pengguna.
Tekanan dari manajemen atas membuat laporan tidak sesuai kondisi sebenarnya. Pimpinan Nokia dinilai kurang memiliki pemahaman teknis dibandingkan Apple yang banyak dipimpin engineer.
Nokia lebih memilih mengembangkan perangkat baru untuk pasar jangka pendek daripada membangun sistem operasi baru. Fenomena ini disebut miopia temporal.
>>> Mark Zuckerberg Pastikan Meta Tidak Lakukan PHK Massal Lagi Tahun Ini
Nilai perusahaan seperti Respect dan Challenge tidak dijalankan secara konsisten dalam operasional sehari-hari.
Akuisisi Microsoft dan Nasib Nokia
Update Terbaru
New York Knicks Catat Comeback Terbesar di Postseason, Kalahkan Cavaliers
Kamis / 21-05-2026, 15:04 WIB
Tren PHK akibat AI Masih Berlanjut, Meta Rumahkan 8.000 Pegawai
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Raffi Ahmad Bantah Tudingan Irfan Hakim Manfaatkan Kekayaannya
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Kolega Bantah Amitabh Bachchan Rawat Inap, Klarifikasi Pemeriksaan Rutin
Kamis / 21-05-2026, 15:03 WIB
Bioskop Trans TV Malam Ini: Captain Phillips dan Stratton
Kamis / 21-05-2026, 14:59 WIB
Carlos Miguel Bela Kualitas Palmeiras Usai Kalah dari Cerro Porteno
Kamis / 21-05-2026, 14:58 WIB
Aptrindo Usulkan Jalan Tengah untuk Kebijakan Zero ODOL 2027
Kamis / 21-05-2026, 14:58 WIB
Jadwal MPL ID S17 Pekan 9: Tujuh Tim Berebut Tiket Playoff
Kamis / 21-05-2026, 14:55 WIB
ShopeePay Bebaskan Biaya Admin untuk Kirim Uang dan Tarik Tunai
Kamis / 21-05-2026, 14:54 WIB
Obsesi Catur Online dan Begadang Antar Emery Juara Liga Europa
Kamis / 21-05-2026, 14:54 WIB
Jadon Sancho Ukir Rekor Spesial Usai Bawa Aston Villa Juara Liga Europa
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
Borussia Monchengladbach Cukur SC Spelle-Venhaus Enam Gol dalam Laga Uji Coba
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
BYD Resmi Hadirkan Teknologi Plug-In Hybrid DM G.A.S.S di Indonesia
Kamis / 21-05-2026, 14:53 WIB
BYD Gelar Festival Teknologi Elektrifikasi Gratis di GBK Senayan
Kamis / 21-05-2026, 14:49 WIB






