Prabowo Dorong Kemandirian Teknologi: Target Produksi Komputer dan Ponsel Sendiri

Presiden Prabowo Subianto memberikan sinyal kuat untuk memperkuat sektor teknologi nasional. Sektor ini akan menjadi bagian krusial dalam agenda besar industrialisasi ke depan.
Langkah strategis tersebut disampaikan dalam pidato rapat paripurna DPR mengenai kerangka ekonomi dan pokok kebijakan fiskal 2027.
>>> Naskah Bond 26 Mulai Dikerjakan, Tandai Era Reboot Total James Bond
Kepala Negara berulang kali menekankan pentingnya Indonesia membangun kemandirian industri, terutama pada sektor teknologi.
Prabowo Subianto awalnya menjelaskan tujuan pembentukan Danantara, lembaga pengelolaan investasi baru yang mengonsolidasikan aset perusahaan BUMN.
Lembaga ini bertugas mempercepat pembiayaan pembangunan, khususnya investasi dan modal kerja untuk akselerasi industrialisasi.
"Kita harus industrialisasi.
Kita harus bikin mobil kita sendiri, kita harus bikin motor kita sendiri, kita harus bikin televisi, komputer, handphone kita sendiri.
Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain," kata Prabowo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Meski target tersebut sudah ditetapkan, penjelasan terperinci mengenai teknis pembuatan komputer dan ponsel pintar yang dimaksud belum dipaparkan lebih lanjut.
"Kita tidak boleh hanya jadi pasar untuk bangsa lain. Dan kita akan lakukan.
Saya sudah kumpulkan profesor-profesor kita, saya sudah kumpulkan pakar-pakar kita, saya katakan pengabdianmu untuk bangsa, wujudkan hal ini.
>>> Cloudera: Ketahanan Telekomunikasi di Era AI Bergantung pada Pengelolaan Data
Tidak boleh kita menyerah, tidak boleh kita rasa rendah diri," ungkapnya.
Hingga saat ini, belum ada merek ponsel pintar maupun perangkat komputer yang seluruh komponennya diproduksi penuh di Indonesia.
Merek gawai global yang beredar di pasar domestik masih menggunakan regulasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 35%, yang bukan merupakan komponen utama.
Update Terbaru
Raphinha Cadangan Saat Brasil Hadapi Norwegia di Babak 16 Besar Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 04:18 WIB
Inggris Hadapi Meksiko dan Tantangan Ketinggian di Estadio Azteca
Senin / 06-07-2026, 04:18 WIB
Carlo Ancelotti Bela Pengalaman Jelang Lawan Norwegia
Senin / 06-07-2026, 04:15 WIB
Dewan Kebijakan Dalam Negeri AS Kecam Museum Smithsonian karena Interpretasi Sejarah
Senin / 06-07-2026, 04:15 WIB
Badai Petir Ancam New Jersey dengan Banjir Bandang Signifikan
Senin / 06-07-2026, 04:14 WIB
Indonesia Satu-satunya Negara Muslim Terbesar yang Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei
Senin / 06-07-2026, 04:14 WIB
Indonesia Dituding Takut Amerika usai Tak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei
Senin / 06-07-2026, 04:14 WIB
Trump Umumkan Folarin Balogun Bebas Hukuman di Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 04:14 WIB
Netanyahu Klaim Israel Tetap Sekutu Terbaik AS, Bantah Ada Keretakan dengan Trump
Senin / 06-07-2026, 04:14 WIB
Tiga Pemain Prancis Terancam Skorsing Jelang Lawan Maroko
Senin / 06-07-2026, 04:13 WIB
Babak I Brasil vs Norwegia: Penalti Gagal, Skor Masih 0-0
Senin / 06-07-2026, 04:13 WIB
China Bor Lubang Sedalam 1 Mil dengan Mesin Raksasa 'Steel Backbone' 500 Ton
Senin / 06-07-2026, 04:13 WIB
Politisi Brasil Kaitkan Performa Timnas dengan Partai Politik
Senin / 06-07-2026, 04:07 WIB
BC Lions Kecewa Gangguan Syuting Reality Show Saat Latihan
Senin / 06-07-2026, 04:07 WIB







