Chrysler akan memperkenalkan tiga crossover baru pada tahun 2030. Langkah ini merupakan bagian dari rencana Stellantis untuk melipatgandakan lini produk Chrysler.

Model pertama yang hadir adalah Airflow, crossover ukuran menengah yang dibangun di atas platform STLA One. Dua model berikutnya adalah Arrow dan Arrow Cross.

>>> Mercedes 'Little G' Akan Punya Mesin Bensin Berkat Desakan Dealer AS

Ketiganya disebut sebagai crossover "value by design". Mereka akan menawarkan "multi-energy options" atau pilihan multi-energi.

Yang menarik, Chrysler mengisyaratkan salah satu model akan dibanderol antara $25.000 hingga $30.000. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan Pacifica 2027 yang mulai dari $41.495.

Ini menjadi perubahan signifikan karena Chrysler belum menjual kendaraan terjangkau sejak model 200 dihentikan satu dekade lalu. Ketiga crossover baru akan berada di posisi di bawah Pacifica.

Arrow dan Arrow Cross akan menggunakan platform yang sudah terbukti dari Eropa. Keduanya akan menyusul setelah Airflow diluncurkan.

>>> Toyota Perluas Model Kendaraan Pakai Suku Cadang T-OPT di Inapa 2026

Penambahan model ini diharapkan meningkatkan penjualan tahunan Chrysler menjadi sekitar 225.000 unit. Angka itu naik sekitar 60% dibandingkan saat ini.

Chrysler akan fokus pada kendaraan praktis, andal, dan nyaman untuk kehidupan sehari-hari. Merek ini juga akan menjadi "obsessively functional, beautifully practical, methodically efficient, and enduringly durable".

Dalam presentasi, Tim Kuniskis mengatakan Stellantis "sangat" membutuhkan Chrysler. Ia juga menambahkan bahwa model mendatang akan diikuti varian Pacifica baru.

>>> Mazda Digugat karena Kursi Pemanas Diduga Menyebabkan Luka Bakar

Sebuah laporan baru-baru ini menyebutkan konsep Grizzly Peak bisa masuk produksi. Namun belum ada konfirmasi resmi mengenai hal tersebut.