Ford memastikan Bronco untuk pasar Eropa akan tetap setia pada identitas Bronco, meskipun secara teknis berbeda dengan versi Amerika.

Jim Baumbick, bos Ford Eropa, mengatakan kepada Autonews Europe bahwa Bronco Eropa akan benar-benar otentik. "Saya jamin Bronco ini akan layak menyandang namanya," ujarnya.

>>> Toyota Kembali Tarik 44.000 Tundra Akibat Mesin Rusak

Namun, Bronco Eropa tidak akan menggunakan platform body-on-frame seperti Bronco AS. SUV ini justru diduga menggunakan platform C2 yang sama dengan Ford Kuga (Escape versi Eropa).

Artinya, Bronco Eropa akan memiliki sasis unibody, powertrain empat silinder elektrifikasi, dan dinamika berkendara yang lebih berorientasi jalan raya.

Tidak akan ada fitur off-road berat seperti differential pengunci, pintu yang bisa dilepas, atau winch.

Desain Khas Bronco dengan Regulasi Eropa

Meski secara teknis berbeda, Ford berjanji Bronco Eropa akan tetap tampil khas. Baumbick mengakui tantangan mendesain Bronco yang sesuai dengan standar efisiensi dan ekspektasi pelanggan Eropa.

>>> Chrysler Siapkan Tiga Crossover Baru, Harga Mulai Rp400 Jutaan

"Kendala desain justru memicu inovasi," kata Baumbick. "Menghadirkan apa yang membuat Bronco menjadi Bronco dan memadukannya dengan teknologi multi-energi adalah peluang luar biasa."

Strategi Bronco menjadi bagian dari kebangkitan Ford di Eropa. Perusahaan telah menghentikan model familiar seperti Focus dan beralih ke kendaraan 'hero' dengan kepribadian kuat.

Ford sadar tidak bisa bersaing harga dengan merek China seperti BYD, sehingga mengandalkan warisan dan sisi emosional.

Meski nama Bronco belum dikenal di Eropa, Ford yakin jika tampilan dan dinamikanya tepat, nama itu akan segera melekat.

>>> Mercedes 'Little G' Akan Punya Mesin Bensin Berkat Desakan Dealer AS

Sebagai informasi, Ford juga menjual Bronco Basecamp di China yang dikembangkan melalui joint venture dengan Jiangling Motors Corporation (JMC), dan tidak ada hubungannya dengan Bronco AS atau Bronco Sport.