PSIM Yogyakarta mengusung ambisi besar menjelang laga penutup BRI Super League 2025/2026. Tim promosi ini menargetkan finis di posisi 10 besar klasemen akhir.

Laga krusial tersebut akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Jumat, 22 Mei 2026.

>>> FC Groningen Targetkan Kemenangan di Kandang Ajax untuk Tiket Liga Europa

PSIM akan berhadapan dengan Arema FC yang saat ini berada satu peringkat di atas mereka.

Kedua tim mengoleksi poin yang sama, yaitu 45 poin dari 33 pertandingan. Arema FC menempati peringkat ke-10, sementara PSIM berada di peringkat ke-11.

Tekad Kuat Laskar Mataram

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menegaskan pentingnya laga ini. Menurutnya, kemenangan akan membuka jalan bagi timnya untuk menembus papan atas.

"Pertandingan ini sangat penting karena kami bermain melawan tim yang memiliki poin sama dengan kami.

Jika kami bisa menang, kami dapat naik di papan klasemen dan itu menjadi target saya," kata van Gastel.

"Target saya adalah mencoba finis di posisi 10 besar. Jadi, persiapannya sudah sangat baik," tambahnya.

Persiapan PSIM di Malang berjalan lancar tanpa kendala. Van Gastel berharap seluruh pemain mampu mengeluarkan kemampuan terbaik.

>>> Club Brugge Siap Kunci Gelar Juara Liga Pro Jupiler ke-20

Pertemuan pertama kedua tim musim ini berakhir imbang 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada 16 Agustus 2025.

Kini, PSIM bertekad membawa pulang poin penuh.

Deri Corfe Optimistis

Penyerang asing PSIM, Deri Corfe, juga optimistis menghadapi laga pamungkas. Ia menegaskan timnya ingin mengakhiri musim dengan performa terbaik.

"Persiapan berjalan baik seperti yang dikatakan pelatih. Kami ingin finis sekuat mungkin.

Kami ingin masuk ke posisi 10 besar, jadi besok adalah laga yang penting bagi kami dan kami ingin tampil maksimal," ujar Corfe.

Namun, PSIM harus kehilangan dua pemain asing asal Belanda. Gelandang Donny Warmerdam absen akibat sanksi kartu merah, sementara penyerang Anton Fase masih cedera.

>>> FC Utrecht Jamu Heerenveen di Semifinal Play-off Liga Konferensi

Sepanjang musim, PSIM mencatat 11 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 10 kekalahan dari 33 laga. Catatan ini cukup kompetitif bagi tim promosi.