Toyota Kembali Tarik 44.000 Tundra Akibat Mesin Rusak
Toyota kembali menarik 44.000 unit Tundra karena masalah mesin yang sama. Masalah ini bermula dari serpihan logam yang masuk ke mesin saat produksi.
Sebelumnya, pada 2024 Toyota setuju mengganti mesin pada lebih dari 102.000 truk. Akhir tahun lalu, ribuan unit lain ditambahkan termasuk model 2024.
>>> Chrysler Siapkan Tiga Crossover Baru, Harga Mulai Rp400 Jutaan
Daftar itu mencakup Tundra bensin, Lexus GX, dan LX.
Sekarang, recall diperluas lagi dengan tambahan 44.000 truk yang perlu mesin baru. Total recall kini mencapai lebih dari seperempat juta pikap.
Recall baru ini mencakup sekitar 44.000 Tundra non-hibrida 2024 di AS. Semua truk itu berpotensi memiliki serpihan logam dari lini produksi yang bisa menyebabkan kerusakan mesin.
Menurut Toyota, mesin yang terlibat dalam recall baru ini diproduksi dengan kontrol tambahan untuk menghilangkan serpihan.
Namun, sisa serpihan masih cukup untuk merusak bantalan utama #1 dan menyebabkan masalah.
Ini menjadi catatan buruk bagi Toyota yang dikenal dengan keandalan. Namun, Toyota berjanji kali ini masalah sudah diatasi.
>>> Mercedes 'Little G' Akan Punya Mesin Bensin Berkat Desakan Dealer AS
Mesin yang diproduksi setelah recall ini menggunakan bantalan utama #1 yang lebih baik untuk menahan serpihan.
Perlu dicatat, pernyataan Toyota secara efektif mengakui bahwa serpihan masih bisa lolos, meski mesin yang lebih baru lebih tahan.
Sementara itu, Tundra hybrid tetap dikecualikan dari recall.
Diskusi di Reddit menunjukkan kelelahan dan skeptisisme.
Seorang pemilik yang mesinnya rusak sebelum recall mengatakan, “Sulit percaya pada keamanan truk sekarang, terutama dengan dua anak kecil.”
>>> Toyota Perluas Model Kendaraan Pakai Suku Cadang T-OPT di Inapa 2026
Toyota mengatakan sudah memperbaiki lebih dari 77.000 kendaraan. Namun, solusi untuk recall terbaru dan perluasan November 2025 masih belum final.
Update Terbaru
Shohei Ohtani Kembali ke Lineup Dodgers Setelah Cedera Bisep
Senin / 06-07-2026, 07:36 WIB
MP Materials Percepat Integrasi Vertikal di Tengah Lonjakan Permintaan Logam Tanah Jarang
Senin / 06-07-2026, 07:35 WIB
NASCAR Hukum McDowell dan Larson Gagal Inspeksi Teknis
Senin / 06-07-2026, 07:35 WIB
Bubba Wallace Tampilkan Skema Space Jam di Chicagoland Speedway
Senin / 06-07-2026, 07:35 WIB
RBFA Kaget Balogun Bisa Main di AS vs Belgia Usai Kartu Merah
Senin / 06-07-2026, 07:35 WIB
Hope dan Greaves Selamatkan West Indies dari Kejaran Sri Lanka
Senin / 06-07-2026, 07:33 WIB
Lepas Misbud 2026, Menbud Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Budaya RI
Senin / 06-07-2026, 07:33 WIB
Nenek 101 Tahun Masih Aktif Zumba, Ini Rahasia Panjang Umurnya
Senin / 06-07-2026, 07:33 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin: Empat Indikator Kesehatan Ini Wajib Dipantau
Senin / 06-07-2026, 07:28 WIB
Netanyahu Klaim Desa Kristen di Lebanon Minta Dicaplok Israel
Senin / 06-07-2026, 07:28 WIB
Resmi: Kick Off Meksiko vs Inggris Diundur 1 Jam
Senin / 06-07-2026, 07:28 WIB
BRIDA Surabaya Olah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar Nelayan
Senin / 06-07-2026, 07:23 WIB
Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 yang Bakal Muncul di GIIAS 2026
Senin / 06-07-2026, 07:23 WIB
Link Live Streaming Meksiko vs Inggris di 16 Besar Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 07:23 WIB







