Hyundai menarik hampir 55.000 unit Elantra Hybrid dari model tahun 2024 hingga 2026. Masalahnya terletak pada unit kontrol daya hybrid (HPCU) yang bisa mengalami overheat.

Menurut Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), transistor efek medan semikonduktor oksida logam di HPCU dapat memanas berlebihan saat beban listrik tinggi.

>>> BMW Vision Alpina Concept Dibangun di Atas Platform 8-Series yang Sudah Discontinued

Akibatnya, kendaraan bisa tidak bisa dihidupkan atau masuk mode darurat.

Dalam kasus tertentu, HPCU bisa overheat hingga menyebabkan kerusakan termal lokal pada rakitan HPCU dan komponen internal. Hal ini meningkatkan risiko kebakaran.

Hyundai pertama kali mengetahui masalah ini pada Desember 2024. Mereka mulai memeriksa kendaraan yang mengalami insiden pada awal 2025.

Setelah beberapa kali pembongkaran, ditemukan lokasi kegagalan transistor yang konsisten.

>>> Evershine Group Pangkas Biaya Operasional Pengiriman Pakai Truk Listrik

Investigasi menyimpulkan bahwa perangkat lunak mobil mungkin tidak memberikan pendinginan yang cukup pada rakitan HPCU.

Untuk mengatasinya, pemilik diminta membawa Elantra Hybrid ke dealer untuk pembaruan perangkat lunak HPCU.

Pemberitahuan kepada pemilik dijadwalkan dikirim pada pertengahan Juli. Hyundai melaporkan empat insiden terkait masalah ini, termasuk satu kebakaran.

>>> Daihatsu Umumkan Pemenang Undian Sembilan Paket Umroh DAIFIT 2026

Tidak ada kecelakaan atau cedera yang dilaporkan.