Jakarta, CNN Indonesia -- Naskah untuk film James Bond ke-26, yang dikenal dengan judul Bond 26, mulai dikerjakan.

Proyek ini menandai era reboot total bagi waralaba agen rahasia ikonis tersebut setelah penampilan terakhir Daniel Craig.

>>> Cloudera: Ketahanan Telekomunikasi di Era AI Bergantung pada Pengelolaan Data

Film Bond 26 dilaporkan akan memperkenalkan sosok 007 versi lebih muda dan berkarakter lebih kelam. Fokus eksplorasi cerita akan lebih mendalam dibandingkan film-film pendahulunya.

Keterlibatan Steven Knight dan Denis Villeneuve

Kreator serial Peaky Blinders, Steven Knight, dipercaya menggarap skenario Bond 26.

Sutradara ternama Denis Villeneuve akan menakhodai proyek yang menjadi film James Bond pertama di bawah bendera Amazon MGM Studios.

Dalam wawancara bersama Screen Daily, Knight mengungkapkan dirinya melakukan riset mendalam. Ia mempelajari militer Inggris dan figur-figur relevan demi merampungkan naskah tersebut.

Demi menjaga keaslian cerita, Knight berbicara langsung dengan anggota pasukan khusus Angkatan Darat Inggris (SAS) serta individu yang terhubung dalam operasi rahasia.

>>> 20 Tahun Berselang, Nia Dinata Mulai Syuting Berbagi Suami 2.0

Langkah ini diambil agar Bond 26 mampu menyajikan detail senyata mungkin mengenai cara kerja agen rahasia modern.

Knight juga menggali kembali elemen-elemen awal yang menginspirasi novel asli karya Ian Fleming. Pengalaman Fleming selama Perang Dunia II memiliki pengaruh besar terhadap cerita-cerita Bond yang ia tulis.

Pencarian Pemeran Utama

Proses pencarian pemeran utama Bond 26 saat ini sedang berlangsung ketat. Sejumlah aktor masuk radar pertimbangan, termasuk aktor Broadway, Tom Francis.

Sejak film pertamanya dirilis pada 1962, karakter Bond terus berevolusi demi beradaptasi dengan generasi penonton baru.

>>> Kejahatan Siber Makin Mengintai Aktivitas Digital Akibat AI

Film perdana Bond bertajuk Dr. No dibintangi Sean Connery sebagai 007, sedangkan film terakhir yang tayang adalah No Time to Die sebagai film ke-25 dengan Daniel Craig.