Fabio Quartararo menempati posisi kedua dalam sesi tes MotoGP Catalunya di Sirkuit Catalunya pada Senin (18/05/2026).

Meski hasilnya baik, ia menilai motor Yamaha YZR-M1 belum mengalami kemajuan signifikan.

>>> Arsenal Siap Kembali Kalahkan Manchester United dalam Perburuan Gelandang West Ham

Sesi tes resmi digelar setelah balapan utama MotoGP Catalunya yang dimenangkan Fabio Di Giannantonio. Namun, agenda pengujian sore hari terpaksa batal akibat hujan deras.

Pembalap KTM, Pedro Acosta, menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 38,767 detik. Ia unggul tipis 0,064 detik dari Quartararo.

Quartararo, yang dikabarkan akan pindah ke Honda pada 2027-2028, mengakui catatan waktunya terbantu daya cengkeram aspal yang tinggi.

Namun, ia menyoroti kecepatan puncak motor Yamaha yang masih lemah.

“Saya tidak akan menyebutnya kemajuan besar, tetapi kami hanya mencoba meningkatkan feeling terhadap motor,” ujar Quartararo kepada Speedweek.

>>> Manajemen Liverpool Hilang Kesabaran, Arne Slot Terancam Dipecat

Ia menjelaskan bisa meraih waktu lap tersebut tanpa memacu kendaraan secara ekstrem seperti saat kualifikasi. “Lintasan menawarkan banyak cengkeraman, yang bagus, tetapi kecepatan tertinggi agak lemah,” tambahnya.

Dalam tes ini, Quartararo tidak mendapatkan alokasi mesin baru dari Yamaha. Ia mengonfirmasi bahwa mesin yang digunakan adalah mesin lama dengan jarak tempuh tinggi.

“Tidak, itu mesin lama yang sudah memiliki jarak tempuh cukup tinggi. Anda dapat melihat dari kecepatan tertinggi bahwa itu lambat,” ungkapnya.

Tim melakukan pengujian menyeluruh untuk mengonfirmasi ulang beberapa komponen. Proses evaluasi ini serupa dengan yang diterapkan saat tes di Sirkuit Jerez.

“Pada akhirnya, kami menguji semuanya. Selalu ada hal-hal yang ingin Anda uji lagi dan ulangi – seperti yang kami lakukan di Jerez.

>>> Aston Villa Juara Liga Europa, Buka Peluang Enam Wakil Inggris ke Liga Champions

Hanya untuk memastikan,” pungkasnya.