Kontrak Fantastis Menanti Fabio Quartararo di Tengah Isu Gabung Honda pada MotoGP 2027
Fabio Quartararo--
Nama Fabio Quartararo kembali menjadi pusat perhatian seiring kabar hengkangnya dari Yamaha dan isu kepindahan ke Honda pada MotoGP 2027. Pembalap asal Prancis itu disebut-sebut bakal menerima kontrak bernilai sangat besar jika kesepakatan tersebut benar terwujud.
Rider berjuluk El Diablo tersebut ramai diperbincangkan setelah muncul informasi bahwa Honda Racing Corporation telah menyiapkan kontrak jangka panjang. Isu ini langsung memantik spekulasi soal masa depan Quartararo di kelas premier.
Rumor Kontrak Dua Musim Bernilai Tinggi
Berdasarkan informasi yang beredar di paddock, Honda dikabarkan menawarkan kontrak kepada Quartararo untuk dua musim, yakni MotoGP 2027 dan 2028. Nilai yang disebut-sebut mencapai 15 juta euro per musim atau setara hampir Rp300 miliar.
Meski angka tersebut terdengar fantastis, hingga kini belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Honda maupun dari Quartararo sendiri. Nilai kontrak tersebut masih sebatas rumor yang berkembang di kalangan media balap internasional.
Sebagai perbandingan, Quartararo diketahui menerima bayaran sekitar 12 juta euro per musim saat memperpanjang kontraknya bersama Yamaha. Jika kabar dari Honda benar adanya, maka sang juara dunia 2021 berpotensi mengalami kenaikan signifikan dari sisi finansial.
Akhir Perjalanan Panjang Bersama Yamaha
Apabila kepindahan ke Honda terealisasi, Quartararo akan menutup perjalanan panjangnya bersama Yamaha yang dimulai sejak 2019. Selama membela tim Garpu Tala, ia mencatatkan berbagai prestasi penting di MotoGP.
Quartararo tercatat sebagai pembalap terakhir Yamaha yang meraih gelar juara dunia pada musim 2021. Selain itu, ia juga mengoleksi 11 kemenangan balapan, 32 podium, dan 21 pole position sepanjang kariernya bersama pabrikan asal Jepang tersebut.
Namun, hubungan Quartararo dan Yamaha beberapa kali diwarnai ketegangan. Sang pembalap kerap menyuarakan kekecewaannya terhadap performa motor yang dinilai kurang kompetitif dalam beberapa musim terakhir.
Honda Dinilai Mulai Bangkit
Di sisi lain, Honda perlahan menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah mengalami periode sulit di MotoGP. Performa motor RC213V disebut mulai mengalami perkembangan signifikan.
Kemenangan Johann Zarco di MotoGP Prancis 2025 dalam kondisi trek basah menjadi salah satu sinyal positif. Selain itu, Joan Mir juga berhasil meraih dua podium pada musim sebelumnya.
Perkembangan tersebut tak lepas dari peran Romano Albesiano, mantan direktur teknis Aprilia Racing, yang kini dipercaya mengawal pengembangan teknis motor Honda. Situasi ini dinilai dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi Quartararo untuk memulai babak baru dalam kariernya.
Meski demikian, hingga ada pengumuman resmi, rumor kepindahan Fabio Quartararo ke Honda masih sebatas spekulasi. Publik MotoGP kini menanti kepastian soal apakah El Diablo benar-benar akan mengambil langkah besar tersebut pada 2027.