Aksi Fansite K-Pop di Konser Kuala Lumpur Picu Kritik dari Penonton, Video di Axiata Arena Sorot Perilaku Masternim
kpop demon hunter--
Perilaku sejumlah fansite K-Pop kembali menuai sorotan setelah insiden di konser Kuala Lumpur akhir Januari lalu. Kejadian di Axiata Arena itu memicu perdebatan panjang antara warganet Korea Selatan dan Asia Tenggara di media sosial.
Video yang beredar memperlihatkan aktivitas fansite atau yang kerap disebut masternim saat konser berlangsung. Momen tersebut kembali membuka diskusi lama soal keberadaan mereka di arena pertunjukan.
Siapa Itu Fansite?
Fansite pada dasarnya adalah penggemar yang mendokumentasikan aktivitas idol dengan kamera profesional. Berbeda dengan penonton umum yang datang untuk menikmati pertunjukan, mereka hadir dengan tujuan utama memotret.
Foto hasil jepretan biasanya diunggah melalui akun media sosial resmi mereka. Tidak sedikit pula yang dicetak menjadi merchandise seperti photobook dan dijual kepada penggemar lain.
Meski tergolong produk tidak resmi, harga merchandise tersebut kerap tinggi. Bahkan, kualitas fotonya sering dinilai tak kalah dari rilisan agensi.
Tindakan Disruptif di Arena Konser
Masalah muncul karena banyak konser K-Pop melarang penggunaan kamera profesional. Namun, sebagian fansite tetap membawa lensa tele berukuran besar ke dalam venue.
Dalam praktiknya, mereka kerap bekerja secara tim. Ada yang bertugas memotret, mengawasi pergerakan petugas keamanan, hingga membuat barikade agar fotografer bisa mengambil gambar dengan stabil.
Jika terdeteksi petugas, kartu memori kamera biasanya segera dipindahkan ke anggota lain untuk diamankan. Dengan cara itu, foto tetap dapat dipublikasikan meski kamera disita.
Lensa besar yang digunakan juga kerap mengganggu penonton di sekitar. Ukurannya yang menonjol berpotensi mengenai kepala orang lain, sementara suara rana kamera terdengar cukup keras saat konser berlangsung.
Pada beberapa kesempatan, ada pula oknum yang meminta bantuan penonton lain untuk menutupi aktivitas pemotretan, misalnya dengan membentangkan kain bergambar wajah idol agar lensa tak terlihat.
Tidak Semua Bersikap Sama
Ramainya perbincangan di media sosial membuat perilaku masternim kembali disorot. Meski demikian, tidak semua fansite bertindak mengganggu.
Sejumlah penggemar tetap menjalankan aktivitasnya secara tertib dan berusaha menghormati aturan serta kenyamanan penonton lain.
Perdebatan yang muncul belakangan ini menjadi pengingat bahwa pengalaman konser ideal membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk penggemar yang hadir untuk mendukung idolanya.