Lapakgaming Luncurkan Program Afiliasi Game untuk Perluas Ekosistem Digital

Lapakgaming resmi meluncurkan Gaming Affiliate Program di Indonesia pada 22 Mei 2026. Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk memperluas ekosistem gaming digital.
Program ini membuka peluang pendapatan tambahan bagi pengguna, gamer, dan kreator konten. Peserta mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang berhasil melalui referral link dan kode promo.
>>> Hacker Bobol Akun PlayStation Network Lewat Celah Layanan Bantuan Sony
Mekanisme program memungkinkan anggota menyebarkan tautan referral di media sosial. Mereka tidak perlu mengelola stok produk atau mengurus pengiriman barang.
Peluncuran ini memanfaatkan tren social commerce yang berkembang pesat di Indonesia. Model perdagangan digital ini mengintegrasikan belanja dengan interaksi media sosial.
Pertumbuhan industri gaming di Indonesia terkait erat dengan pergeseran perilaku konsumen digital. Transaksi digital di sektor game, seperti pembelian dalam aplikasi, terus meningkat.
Manajemen menekankan pentingnya komunitas dalam membentuk arah pasar digital. Perusahaan fokus pada pemberdayaan pekerja kreatif untuk dampak ekonomi yang lebih besar.
"Kekuatan pasar kini ada di tangan komunitas dan kreator autentik.
>>> Kemensos Sinkronisasi Data 25.000 Warga Miskin Daerah ke Bansos Pusat
Di sektor gaming, fokus kami bukan lagi sekadar melihat pengaruh mereka, melainkan bagaimana memberdayakan pekerja kreatif tersebut," kata Hendi, AVP Gaming Growth dan International Business Multi Realm Games (MRG).
Melalui program afiliasi ini, peserta dapat membuat konten bertema game yang terhubung langsung dengan produk di Lapakgaming.
Strategi berbasis komunitas ini mendekatkan calon pelanggan dengan produk melalui kreator pilihan.
Pendaftaran program gratis dengan prosedur sederhana. Setelah mendaftar, peserta langsung mendapatkan referral link dan kode promo pribadi.
Seluruh pemenuhan pesanan dan transaksi diproses oleh sistem Lapakgaming. Manajemen juga menyediakan aset branding dan panduan pembuatan konten untuk standarisasi materi promosi.
>>> Kominfo Blokir 500 Aplikasi Penghasil Uang Palsu Sepanjang Tahun Lalu
Berbagai pilihan game populer dan produk hiburan digital dari pemasok resmi telah disediakan. Program ini menawarkan komisi hingga 10 persen per transaksi sukses, plus insentif bagi kreator aktif.
Update Terbaru
Polymarket Disorot Usai Muncul Taruhan soal Masa Jabatan Presiden Prabowo
Kamis / 21-05-2026, 20:57 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa Batal Berangkat Haji 2026, Sebut Belum Waktunya
Kamis / 21-05-2026, 20:47 WIB
BEM UGM Sampaikan Permintaan Maaf ke Publik, Unggahan #UGMMintaMaaf Viral
Kamis / 21-05-2026, 20:44 WIB
5 HP Support eSIM Termurah 2026: Pilihan Mulai 2 Jutaan
Kamis / 21-05-2026, 20:43 WIB
BIGHIT MUSIC Tayangkan Live Viewing Konser BTS di Bioskop Juni 2026
Kamis / 21-05-2026, 20:43 WIB
Michael Menang Jackpot Rp42,7 Miliar di MGM National Harbor
Kamis / 21-05-2026, 20:39 WIB
Nadeo Argawinata Prioritaskan Kemenangan Borneo FC daripada Gelar Kiper Terbaik
Kamis / 21-05-2026, 20:38 WIB
Fabio Quartararo: Motor Yamaha Belum Alami Kemajuan Signifikan
Kamis / 21-05-2026, 20:38 WIB
MotoGP Spanyol 2026: 23 Pembalap di Jerez Akibat Cedera dan Wild Card
Kamis / 21-05-2026, 20:38 WIB
Juragan99 Trans Luncurkan Bus Baru dengan Konsep In Road Entertainment
Kamis / 21-05-2026, 20:38 WIB
Sinopsis Film Korea HOPE Tampilkan Teror Alien di Desa DMZ Korea Selatan, Tayang Musim Panas 2026
Kamis / 21-05-2026, 20:36 WIB
SpaceX Borong 1.279 Cybertruck Senilai $131 Juta pada Q4 2025
Kamis / 21-05-2026, 20:34 WIB
Arsenal Siap Kembali Kalahkan Manchester United dalam Perburuan Gelandang West Ham
Kamis / 21-05-2026, 20:33 WIB
Manajemen Liverpool Hilang Kesabaran, Arne Slot Terancam Dipecat
Kamis / 21-05-2026, 20:33 WIB






