East Bengal berhasil mengamankan trofi juara Indian Super League (ISL) musim 2025-26 untuk pertama kalinya. Mereka menumbangkan Inter Kashi dengan skor 2-1 pada pertandingan pamungkas.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri masa penantian gelar juara kasta tertinggi sepak bola putra klub tersebut selama 22 tahun.

>>> Punjab FC Hadapi Mumbai City FC dalam Perebutan Posisi Empat Besar

Raihan tiga poin tersebut membuat East Bengal memuncaki klasemen akhir dengan koleksi 26 poin dari 13 laga.

Format kompetisi kali ini berjalan tanpa babak playoff atau pertandingan final ISL Cup akibat keterlambatan jadwal mulai liga.

Sebelum rangkaian pertandingan penutup dimulai, lima tim bersaing ketat memperebutkan takhta juara.

Hasil dari pertandingan East Bengal otomatis menutup peluang tim pesaing seperti Mohun Bagan, Punjab FC, Mumbai City FC, dan Jamshedpur FC untuk merebut trofi juara musim ini.

Laga Penentu di Lini Lain

Pertandingan krusial lain juga mempertemukan Punjab FC dan Mumbai City FC di New Delhi. Kedua tim sama-sama mengantongi 22 poin.

Pelatih Kepala Mumbai City FC, Petr Kratky menginstruksikan anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus dan menjaga kebugaran fisik.

Ia menekankan pentingnya persiapan menghadapi laga pamungkas yang ekstrem.

"The main focus after the last game was recovery and regrouping because it has been a short turnaround for us after our previous away fixture.

Now the attention is fully on our final game of the season and making sure the team is physically and mentally ready for the challenge," ujar Kratky.

Kratky menambahkan bahwa skuatnya tetap mempertahankan pendekatan permainan yang sama seperti laga-laga sebelumnya. Ia mengakui Punjab FC merupakan tim yang kuat dan kondisi pertandingan akan berjalan menuntut.