Honda HR-V bekas masih menjadi SUV favorit di pasar mobil second. Desainnya modern, kabin nyaman, dan konsumsi bahan bakar efisien.

Mobil ini juga dikenal bandel untuk penggunaan harian.

>>> VinFast Buka Pemesanan Tiga Motor Listrik Spesifikasi Khusus Indonesia

Namun, seperti mobil bekas lain, ada beberapa kerusakan yang sering ditemui. Hal ini tergantung tahun produksi dan riwayat pemakaian sebelumnya.

Masalah Kaki-Kaki

Iwan dari bengkel Iwan Motor Solo mengatakan HR-V bekas tergolong nyaman dipakai harian. Namun, komponen kaki-kaki seperti bushing, shockbreaker, link stabilizer, dan tie rod mulai aus seiring usia.

Akibatnya, muncul bunyi saat melewati jalan rusak atau polisi tidur.

Biaya perbaikan kaki-kaki berkisar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta, tergantung komponen yang diganti dan pilihan part original atau aftermarket.

Transmisi CVT

Transmisi CVT perlu perhatian khusus. Masalah muncul bila pemilik sebelumnya jarang mengganti oli CVT secara berkala.

Gejalanya berupa ngeden, getar, atau jedug.

>>> Fasilitas Kredit Mobil Tenor 8 Tahun Sepi Peminat

Penanganan ringan seperti flushing oli CVT membutuhkan biaya sekitar Rp 2 jutaan. Jika kerusakan parah dan perlu overhaul, biaya bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

Rack Steer dan AC

Keluhan lain adalah rack steer bunyi, terutama pada unit yang sering dipakai di jalan rusak. Estimasi perbaikan sekitar Rp 2 juta sampai Rp 5 jutaan.

Pada sektor kenyamanan, AC juga perlu dicek. Masalah umum berasal dari evaporator kotor, magnetic clutch rusak, atau kompresor lemah.

Biaya perbaikan bervariasi, mulai ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah.

Interior dan Kelistrikan

Calon pembeli juga disarankan memeriksa interior dan kelistrikan. Perhatikan tombol audio, head unit, kamera mundur, dan sensor.

Gangguan bisa terjadi akibat usia atau bekas banjir.

>>> Aptrindo Usul Peremajaan Truk untuk Dukung Kebijakan Zero ODOL

Lakukan pengecekan menyeluruh sebelum membeli Honda HR-V bekas agar terhindar dari biaya perbaikan besar di kemudian hari.